Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (sumber Foto:Merdeka.com)
Dream - Ceker ayam atau kaki ayam memiliki kandungan yang sama dengan sirip ikan hiu. Memiliki rasa yang lezat, namun harganya sangat terjangkau. Mudah didapatkan dan diolah. Ceker dapat digoreng, diungkep, dipresto, disate, dibuat soto ceker atau untuk bumbu kaldu.
Di Jalan Cempaka Wangi III RT 3/9, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, di tempat itu terkenal sebagai tempat pengolahan ceker sehingga disebut Gang Ceker. Gang Ceker sudah sangat tersohor di kawasan Cempaka Putih sehingga tidak sulit untuk menuju ke sana.
" Saya sudah menjalani profesi ini sejak tahun 1975 dan sudah turun temurun," ujar salah satu pengelola ceker, Sartini, seperti dilansir Merdeka.com.
Dahulu hampir seluruh warga yang tinggal disana menjalani profesi sebagai pengolah ceker ayam yang diabil dari restoran-restoran. Namun kini hanya tinggal Sartini dan keluarganya yang masih menekuni profesi itu.
Selain ceker, dia juga mengolah kulit ayam, kepala dan usus. Dia olah kembali kemudian di jual dengan berkeliling ke pemukiman warga. Harga yang dijual pun sangat terjangkau yaitu Rp 2 ribu pertusuk. Satu tusuk terdiri dari tiga potong.
Namun di bulan Ramadan, biasanya Sartini tidak berjual karena tidak adanya pasokan ceker daro Restoran. Sehingga Ia baru dapat berjualan kembali setelah lebaran.
Mengenai penghasilan dari mengelola dan berjualan ceker, dirinya merasa berkecukupan. Karena baginya, sedikitpun penghasilan yang dia terima merupakan rezeki yang diberikan Tuhan.
(Ism, Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya