Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Senam Pernapasan/ Shutterstock
Dream - Penelitian dari International Journal of Cardiovascular Science mengungkapkan aktivitas fisik dengan intensitas dan durasi sedang terbukti mendukung respon imun dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Hal ini penting di tengah tren kenaikan kasus COVID-19.
“ Di tengah kenaikan kasus COVID-19 dan mobilitas masyarakat, kita perlu menerapkan gaya hidup bersih dan sehat di antaranya dengan makan makanan bergizi, cukup tidur, dan tentunya dengan berolahraga dan konsumsi tambahan vitamin,” ujar Feby Felicia, Brand Manager Oxyvit, pada keterangan tertulis yang diterima Dream.
Salah satu kegiatan berolahraga tingkat sedang yang baik untuk kesehatan tubuh dan juga membuat tubuh juga pikiran makin rileks adalah senam pernapasan.
Oxyvit berkolaborasi dengan Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (PORPI) menggelar Senam Oks Terus. “ Melalui senam ini, harapannya dapat membantu pernapasan, memperlancar pertukaran udara untuk paru dan pernapasan agar lebih teratur,” jelas Ketua PORPI DPC Surabaya, Drs. H. Hartantro pada keterangan tertulis yang sama.
Berikut beberapa cara senam pernapasan yang simpel dan bisa diikuti.

Teknik pernapasan pursed lip breathing ini dimulai dengan relaksasi leher dan bahu. Tutup mulut dan tarik napas perlahan melalui hidung selama 2 hitungan. Kerutkan bibir seolah-olah akan bersiul. Buang napas perlahan dengan meniupkan udara melalui bibir yang mengerucut selama 4 hitungan.

Pernapasan diafragma (alias pernapasan perut) dapat membantu menggunakan diafragma dengan benar. Latih pernapasan diafragma selama 5 hingga 10 menit 3 hingga 4 kali sehari.
Caranya berbaring telentang dengan lutut sedikit ditekuk dan kepala di atas bantal. Sahabat Dream dapat meletakkan bantal di bawah lutut sebagai penopang. Letakkan satu tangan di dada bagian atas dan satu tangan di bawah tulang rusuk.
Tarik napas perlahan melalui hidung, rasakan perut menekan tangan. Buang napas menggunakan bibir yang mengerucut saat mengencangkan otot perut, jaga agar tangan bagian atas tetap diam.
Setelah mempelajari cara melakukan pernapasan perut sambil berbaring, Sahabat Dream dapat meningkatkan kesulitannya dengan mencobanya sambil duduk di kursi. Kamu dapat mempraktikkan teknik tersebut saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Teknik pernapasan dalam ini menggunakan perumpamaan atau fokus kata dan frasa. Kamu dapat memilih kata fokus yang membuat rileks. Contoh, bahagia, damai, lepaskan, atau rileks, bisa berupa kata apa saja.
Saat membangun latihan fokus napas ini, Sahabat Dream dapat memulai dengan sesi 10 menit saja. Lalu tingkatkan durasi secara bertahap setidaknya 20 menit.
Dream - Bulan suci Ramadan menjadi momen yang tepat untuk memulai banyak hal positif untuk kesehatan jasmani maupun rohani. Apabila kesehatan rohani dipenuhi dengan ibadah, menjaga kesehatan jasmani bisa dimulai dengan menerapkan pola hidup yang lebih sehat, salah satunya dengan olahraga.

Menjalani olahraga di tengah bulan puasa tentu punya tantangan tersendiri. Belum lagi harus menyesuaikan dengan padatnya pekerjaan atau aktivitas di luar rumah lainnya.
Sahabat Dream sangat disarankan untuk tetap olahraga meskipun saat puasa. Tentunya jenis olahraga yang dilakukan harus disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Berikut gerakan olahraga low impact yang ringan, mudah dilakukan namun tetap tubuh tetap sehat yang Dream rangkum dari Healthline.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya