Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ini Jawara Desainer Hijab Pemula 2014

Reporter : Kusmiyati
Jumat, 18 Juli 2014 13:31
Ini Jawara Desainer Hijab Pemula 2014
Ajang berkumpulnya para desainer muda berbakat yang memasuki tahun ke sepuluh ini mengusung tema "Contemporary Ethnicity."

Dream - Setelah sukses menetaskan desainer-desainer busana muslimah seperti Dian Wahyu Utami atau Dian Pelangi di tahun sebelumnya, Majalah Noor kembali menggelar Lomba Rancang Busana Muslim (LRBM). Ajang berkumpulnya para desainer muda berbakat yang memasuki tahun ke sepuluh ini mengusung tema " Contemporary Ethnicity."

" Para finalis LRBM diharapkan selaras dengan tren masa kini. Tapi tetap memiliki karakter tersendiri yang membuatnya berbeda. Tema kali ini itu unik, etnis tapi tetap kontemporer," ujar Ketua LRBM majalah Muslimah Noor 2014, Putri Wulan di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, kemarin.

Tema Contemporary Ethnicity ini terinspirasi dari bertemunya desain Timur dan Barat, yang kemudian memberikan identitas kepada hasil karya desainer busana muslim dalam negeri. Penjurian tahap satu dilaksanakan 26 Febuari 2014 lalu, sebanyak 184 karya sketsa busana muslim dari 174 peserta diterima panitia acara. Para peserta berasal dari Sulawesi, Kalimantan, Aceh, Bandung, Bogor, Jakarta, Yogyakarta, Malang dan Tiongkok.

" Dari 184 rancangan yang kami terima, di grand final ini terpilihlah 12 finalis yang akan dinilai para Dewan Juri untuk mendapatkan juara 1, 2, 3 dan pemenang favorit pilihan penonton," kata salah satu dewan juri yang juga pemilik label Irna La Perle dan Up2date, Irna Mutiara.

Setelah para finalis unjuk gigi dengan tiga koleksinya, akhirnya Dewan Juri pun menentukan pilihannya. Nama Deny Anggraeni pun keluar sebagai pemenang juara pertama. Koleksi yang diberi judul Arkitektobalicnya Dian memiliki karakter yang kuat dan cocok dengan tema yang diusung tahun ini.

" Dian mendapatkan hadiah berua paket umroh, traveling ke Paris, sejumlah uang dan masih banyak lagi. Juara kedua terpilih Nuraeni Hasanah dengan koleksi neoteric. Juara ketiganya Novalia Somawidjaya dengan rancangan Ethnicity strip flower," ujar Irna.

Para pemenang diharapkan dapat terus mengembangkan karya-karyanya untuk lebih siap lagi memasuki dunia fashion. Tidak hanya Indonesia bahkan ke luar negeri. " Untuk yang menang semoga lebih bisa mengembangkan karyanya lagi. Dan yang kalah juga begitu semuanya bagus-bagus," ujar Irna.

Di ajang yang dilaksanakan secara tertutup ini, para finalis dinilai oleh para Dewan Juri yang terdiri dari Pemimpin Umum Majalah Noor Sri Artaria Alisjahbana, Desainer dan Pemilik brand Lennor Lenny Agustin, Desainer dan Pemilik Brand Nuniek Mawardi, Desainer dan Pemilik brand Irna Laperle dan Up2date; Irna Mutiara, Dosen dan Ketua Jurusan Barang Jadi Tekstil Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung; Tina Martina, Juri tamu, desainer dan Pemilik brand Kle; Kleting Wigati, Juri Tamu sekaligus Marcom and Creative general manager elzatta hijab; Ina Binandari dan Juri Tamu sekaligus Public Relation Wardah Cosmetics; Elsa Maharani.

(Ism)

Beri Komentar