Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream – Ahli kesehatan di dalam maupun luar negeri tak henti menganjurkan untuk menjaga jarak selama pandemi virus corona covid-19. Imbaun lain yang sering disampaikan adalah melakukan karantina mandiri serta rajin mencuci tangan menggunakan sabun secara teratur di air yang mengalir.
Wabah corona memang bisa menular siapa saja. Satu-satunya cara tak tertular virus ini adalah dengan mencegahnya.
Salah satu gejala tertular virus corona covid-19 adalah kesulitan bernapas. Diketahui virus ini pertama kali akan menyerang sistem pernapasan yaitu paru-paru. Menjaga kesehatan paru-paru adalah hal yang harus dilakukan.
Mengutip laman draxe.com, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan paru-paru. Diantaranya adalah tingkat aktifitas, genetik, dan kondisi lingkungan. Diet juga dapat menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan paru-paru. Dengan mengkomsumsi makanan sehat untuk paru-paru selama diet, dapat mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi paru-paru dan membantu menyembuhkan saluran pernapasan.
Selain memasok banyak vitamin, mineral, dan antioksidan penting, makanan-makanan berikut juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesehatan paru-paru dan dapat melindungi paru-paru dari sejumlah kondisi saluran pernapasan.
Berikut bahan-bahan utama untuk membantu mendukung kesehatan paru-paru yang dilansir dari medicaldaily.com dan draxe.com.

Apel dapat membantu meningkatkan kesehatan paru-paru. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam The European Respiratory Journal menunjukkan bahwa apel dapat membantu memperlambat penurunan fungsi paru-paru selama 10 tahun, terutama bagi mantan perokok.
Fitokimia yang ditemukan dalam apel juga terbukti dapat mengurangi stres oksidatif yaitu keadaan dimana jumlah radikal bebas didalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya. Selain itu fitokimia dalam apel juga dapat mengurangi peradangan dalam paru-paru.

Teh hijau banyak mengandung antioksidan dan polifenol yang dapat bermanfaat bagi fungsi paru-paru. Kandungan epigallocatechin gallate (EGCG), terbukti dapat membantu menekan pertumbuhan sel kanker paru-paru.
Teh hijau juga mengandung theophilin, senyawa kuat yang bertindak sebagai bronkodilator untuk meningkatkan fungsi saluran napas dan meredakan kesulitan bernapas.

Sayuran hijau seperti kangkung, bayam, dan arugula banyak mengandung nutrisi penting yang dapat menjaga kesehatan paru-paru. Sayuran hijau tersebut banyak mengandung antioksidan, serat, vitamin, dan mineral.
Penelitian menunjukkan bahwa makan lebih banyak sayuran hijau dapat mengurangi risiko kanker paru-paru, COPD, dan asma.

Bawang putih memiliki kandungan antiinflamasi dan antioksidan yang kuat. Kedua kandungan tersebut dapat melindungi stres oksidatif didalam paru-paru dan di seluruh tubuh.
Dalam sebuah penelitian di China, menemukan bahwa mengkomsumsi bawang putih mentah setidaknya dua kali perminggu dapat mengurangi risiko terkena kanker paru-paru.

Jahe memiliki banyak manfaat dan khasiat sebagai obat. Terutama dalam menjaga kesehatan paru-paru. Dalam sebuah penelitian, menemukan bahwa pemberian jahe pada tikus efektif mengurangi kerusakan paru-paru dan melindungi dari peradangan dan kadar oksigen berlebih.
Ekstrak jahe juga dapat mencegah kerusakan DNA dan jaringan di paru-paru yang disebabkan oleh alkohol.

Salmon menjadi salah satu makanan terbaik untuk membersihkan paru-paru. Kandungan asam lemak omega-3 dan anti-inflamasi dalam salmon dapat meningkatkan aliran darah paru-paru dan dapat menjaga kondisi kesehatan paru-paru.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Epidemiologi Lingkungan di Barcelona menemukan bahwa, mengkomsumsi asam lemak omega-3 dapat mengurangi risiko peradangan pada penderita COPD.

Kunyit mengandung curcumin yang dapat membantu menjaga kesehatan paru-paru. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa sifat anti-inflamasi kunyit dapat membantu pengobatan untuk paru-paru seperti asma, COPD, sindrom gangguan pernapasan akut, cedera paru-paru, dan fibrosis paru.

Pisang adalah sumber nutrisi yang kuat dan sangat bermanfaat untuk kesehatan paru-paru. Pisang kaya akan potasium, serat, dan vitamin c.
Sebuah studi menemukan bahwa potasium yang ditemukan dalam pisang dapat membantu paru-paru berkontraksi dan mengembang dengan baik, dan dapat membantu mencegah masalah pernapasan.
Penelitian lain juga menemukan bahwa pisang membantu mempertahankan fungsi paru-paru
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa