Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Kelas Baby Gym (Foto: Shutterstock)
Dream - Mulai banyak kelas-kelas olahraga untuk balita atau yang biasa disebut baby gym di kota besar. Para orangtua pun penasaran dan ikut mendaftarkan putra-putrinya untuk mengikut baby gym tersebut.
Sebenarnya untuk kelas baby gym sendiri, merupakan bentuk pemberian stimulasi motorik dan fisik pada anak secara lebih terarah. Biasanya, dipandu oleh instruktur terlatih dengan
konsep permainan yang menyenangkan.
Terkait hal ini, Michael Triangto seorang dokter spesialis olahraga mengungkap kalau kelas olahraga untuk balita tersebut bisa diikuti anak-anak. Namun sebenarnya, stimulasi yang
diberikan di kelas bisa dilakukan sendiri di rumah.
" Namanya olahraga pada anak itu penting. Jadi anak boleh diikutkan baby gym. Orangtua sekarang kan sukanya ngebandingin sama yang lain. Ngeliat orangtua lain masukin anaknya ke
baby gym, jadi ingin. Padahal itu bisa dilakukan di rumah" ujar dr. Michael di Sudirman, Jakarta Selatan, dalam acara talkshow Kombinasi Cinta, Nutrisi, dan Stimulasi Gerak Frisian Flag, Senin, 20 November 2017.
Ia pun memberi batasan terhadap gerakan-gerakan yang diperbolehkan untuk membantu tumbuh kembang anak. Gerakan yang diajarkan tidak boleh memaksakan dan sesuai dengan
kemampuan anak.
" Gerakan yang diperbolehkan adalah gerakan yang si anak mampu melakukannya sendiri, bukan karena dituntut harus bisa begini-gini. Kemampuannya apa, misalnya lari atau lompat,
itulah yang bagus untuk membentuk karakter permainan yang bisa dilakukan," ungkap dr. Michael.
Dokter Michael juga menegaskan segala gerak motorik yang dibiasakan pada anak sejak dini mampu menstimulasi perkembangan gerak ototnya. Hal ini akan sangat berdampak positif bagi
pertumbuhan fisik yang lebih optimal terutama tinggi badan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya