Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sebaiknya Kamu Memilih Sepeda Motor Yang Sesuai Dengan Kebutuhan. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Sepeda motor memiliki bentuk, tipe, ukuran, dan standar kegunaan. Jika kamu berencana membeli kuda besi ini, sebaiknya tetap rasional ya. Jangan hanya berpatokan pada tren atau sekadar ingin gaya tanpa memperhatikan faktor keselamatan.
Satu lagi pertimbangan yang paling penting adalah membeli sepeda motor yang takkan membuat kantong kamu jebol karena harus membayar cicilan besar saban bulan.
Dikutip dari Planet Ban, Jumat 21 Desember 2018, ada empat jenis sepeda motor yang saat ini banyak digunakan masyarakat yaitu motor bebek, matik, trail, dan sport.
Motor bebek ini merupakan tipe standar yang pertama hadir di dunia otomotif, terutama di Indonesia. Tipe ini adalah tipe sepeda motor manual tanpa kopling dan punya kapasitas silinder yang kecil. Kapasitas mesinnya tak terlalu besar, tapi bandel. Inilah yang membuat motor bebek jadi andalan sebagian besar orang Indonesia untuk beraktivitas.
Jika tak mau kaki lelah harus selalu mengoper transmisi, tipe sepeda motor kedua ini mungkin cocok untuk kamu. Apalagi kalau bukan motor matik yang saat ini sedang booming.
Motor matik menggunakan transmisi otomatis ketika memindahkan gigi. Jenis ini cocok digunakan di jalan yang padat dan sering macet. Pengemudi cukup menarik tuas gas dan rem. Awalnya, motor ini didesain untuk pengendara wanita, tapi kini juga digandrungi pria.
Dua pilihan tadi tak masuk dalam radar kamu. Mungkin model motor ketiga ini cocok.
Memiliki mesin silinder yang besar, motor sport bisa menghasilkan tenaga dan kecepatan yang besar. Umumnya, motor itu berkisar 150 cc—1.000 cc. Kuda besi ini biasanya digunakan untuk aktivitas balap. Tapi, tak jarang juga ada yang menggunakan untuk kegiatan sehari-hari.
Model terakhir adalah motor trail. Motor ini khusus untuk jalanan berlumpur dan medam curam di lintasan gunung. Meskipun terkesan sangar, motor trail punya torsi yang besar dan bobot yang relatif ringan.
Eits jangan salah. Kini semakin banyak juga biker yang menggunakan model motor ini untuk tunggangan sehari-hari.
Ada motor bebek, matik, sport, dan trail. Mana yang sesuai untuk kebutuhanmu?
Kalau untuk berkendara harian, sepeda motor yang dibutuhkan itu yang sederhana dan nyaman. Mesinnya juga harus awet dan tak boros. Hal ini mengingat sepeda motor harian digunakan untuk beraktivitas sehari-hari, baik jarak jauh maupun jarak dekat.
Sepeda motor untuk aktivitas ini juga harus nyaman dan mampu melintasi jalanan sempit. Besar kemungkinan pengendaranya akan melintasi jalan yang padat dan macet. Motor harian juga harus lincah dan gesit untuk menyalip kendaraan lainnya.
Sepeda motor yang cocok untuk kebutuhan sehari-hari adalah bebek dan matik yang berkapasitas 110-150 cc.
Melakukan perjalanan jarak jauh untuk menikmati keindahan memang menyenangkan. Apalagi kalau perjalanannya dilakukan pagi hari dengan sepeda motor.
Untuk perjalanan jarak jauh di atas 50 km, motor yang nyaman dikendarai adalah motor yang aman dan nyaman. Suspensinya nyaman, mesin tak cepat panas, dan mampu menahan beban yang cukup berat.
Sejumlah pabrikan motor menciptakan varian motor sport seri “ naked” dengan silinder besar namun nyaman digunakan untuk perjalanan jauh. Dengan tangki bensin dibagian depan, memudahkan Anda dalam mengisi bahan bakar saat perjalanan.
Tidak hanya motor sport, beberapa pabrikan motor juga telah memproduksi motor matic ukuran besar alias “ matic sport” dengan kapasitas silinder mesin 150cc. Motor ini oke juga digunakan untuk touring.
Balapan
Motor seri racing dengan silinder 150 cc bisa digunakan untuk balapan. Tapi, tidak disarankan untuk tancap gas di jalan raya. Aktivitas balap sebaiknya dilakukan di sirkuit yang terafiliasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan berkaitan dengan event balap motor yang resmi.
Kalau doyan balap, atau tergabung dalam klub motor, ada kriteria khusus untuk motor yang bisa digunakan dalam aktivitas balap secara resmi. Idealnya, motor balap punya silinder di atas 250 cc dan tidak digunakan di jalan raya
Extreme Adventure
Bagi penghobi akselerasi di lintasan ekstrim seperti jalanan lumpur dan medan yang curam dan terjal, sebaiknya kamu menggunakan motor trail. Motor ini cenderung fleksibel untuk berbelok di tikungan curam.
Motor ini punya ban khusus—sering disebut ban tahu. Dengan ban khusus, motor trail akan lebih menapak di jalan yang lembek dan berlumpur.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya