Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
(Foto: @Yadi Yuwandi/Youtube)
Dream - Berwisata sah-sah saja, tapi para turis sebaiknya tetap menjaga perilaku ketika berada di objek wisata tertentu. Jangan sampai kehadiran mereka justru merusak keindahan dan kelestarian objek wisata yang ada.
Sayangnya, masih banyak oknum masyarakat yang belum menyadari pentingnya hal tersebut atau bahkan sengaja menutup mata.
Tak jarang kita dengar berita mengenai kawasan wisata yang rusak akibat ulah sebagian orang. Contohnya, Taman Bunga Amaryllis di Gunung Kidul yang rusak akibat turis asyik berselfie. Atau yang belum lama terjadi, kawasan wisata terasering Argapura yang mengalami kondisi serupa akibat perilaku tak terpuji turis Indonesia.
Namun kebiasaan buruk turis Indonesia ini rupanya terbawa hingga ke luar negeri. Ada beberapa aksi vandalisme atau corat-coret objek wisata yang dilakukan turis Indonesia saat mereka tengah berlibur di luar negeri. Beberapa di antaranya bahkan menjadi sorotan media luar. Kalau sudah begini, bukan hanya si pelaku yang malu tapi juga mencoreng nama Indonesia.
Dihimpun Dream.co.id dari berbagai sumber, berikut beberapa kasus vandalisme yang dilakukan turis Indonesia di objek wisata luar negeri.
1. 'Cla-X Indonesia' di Gunung Fuji, Jepang
Berita tentang aksi vandalisme ini pernah mencuat beberapa waktu silam. Tak cuma di Indonesia, aksi memalukan ini bahkan pernah menjadi sorotan berbagai media Jepang.
Aksi vandalisme ini dilakukan oleh turis Indonesia di kawasan Gunung Fuji, Jepang. Pelaku membuat sebuah grafiti dengan cat oranye menyala bertuliskan 'Cla-X Indonesia'. Coretan tersebut dijumpai di jalur pendakian Gunung Fuji pada sebuah batu di ketinggian sekitar 3.500-3.600 mdpl.
Diduga, aksi vandalisme ini dilakukan oleh traveler asal Klaten, Jawa Tengah. Karena Cla-X sendiri kala itu tengah populer di kalangan pelajar SMP dan SMA di Klaten. Meski demikian hingga saat ini belum diketahui pasti siapa pelakunya.

2. 'Lampunk' di Jabal Rahmah, Arab Saudi
Jabal Rahmah dianggap sebagai tempat makbul untuk berdoa meminta jodoh. Dengan anggapan ini banyak wisatawan dari seluruh dunia yang berdoa di sana dan mencorat-coret batu di Jabal Rahmah, menuliskan nama mereka dan pasangan.
Sayang seribu sayang, aksi vandalisme ini banyak dilakukan pula oleh wisatawan Indonesia. Banyak tulisan mencolok yang mengindikasikan bahwa itu dibuat oleh orang Indonesia. Seperti tulisan 'Lampunk' atau torehan nama-nama khas orang Indonesia seperti 'Wati' dan 'Dian'.

3. 'Indonesia dan Samarinda' di Tembok Besar China
Aksi vandalisme serupa dilakukan pula oleh turis Indonesia di objek wisata Tembok Besar China. Di dekat pintu masuk Badaling, Tembok Besar China, ditemukan tulisan berbunyi '2010-09-05' dan di bawahnya tertulis kata-kata 'Indonesia' dan 'Samarinda'. Tulisan tersebut mengindikasikan bahwa pelakunya adalah orang Indonesia.

Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol