Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Oddity Central
Dream - Jika mendengar ponsel pintar atau jam tangan pintar, mungkin Sahabat Dream sudah tidak asing lagi. Tapi, pernahkah Sahabat Dream mendengar sumpit pintar?
Di Jepang, banyak hal unik diciptakan termasuk sumpit pintar ini. Produsen minuman Jepang Kirin Holdings dan peneliti di Universitas Meiji, Tokyo membuat sumpit pintar yang diklaim dapat membuat rasa makanan lebih gurih.
Profesor Universitas Meiji, Homei Miyashita telah meneliti stimulasi listrik sebagai cara untuk mengubah cara orang mengalami makanan dan rasa selama bertahun-tahun.
Pada tahun 2016, bersama dengan rekan peneliti Hiromi Nakamura, ia sempat menjadi topik berita utama internasional karena mengembangkan garpu listrik revolusioner yang dapat membuat makanan apapun terasa lebih asin dari yang sebenarnya.
Selain itu, dua tahun lalu, peneliti tersebut juga mendapat perhatian publik soal proyek Taste the TV (TTTV), sebuah layar TV yang bisa dijilat dan meniru rasa berbagai makanan.
Hingga akhirnya ia kembali menjadi perbincangan publik berkat penemuan terbarunya, yakni sepasang sumpit pintar yang kabarnya bisa membuat makanan lebih gurih.
Rata-rata orang Jepang mengonsumsi sekitar 10 gram garam dalam sehari, dua kali lipat dari asupan natrium harian yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Namun Miyashita mengklaim bahwa stimulasi listrik dapat membantu mengatasi masalah tersebut.
Sumpit pintar tersebut sukses dihadirkan berkat kerjasama Miyashita dengan Kirin Holdings Co dan tercatat sebagai sumpit pintar pertama di dunia. umpit ini diduga dapat meningkatkan rasa asin makanan rendah sodium hingga 1,5 kali lipat.
Perangkat makan pintar tersebut menggunakan stimulasi listrik dan komputer mini yang dikenakan sebagai gelang di tangan. Entah bagaimana mentransmisikan ion natrium dari makanan lewat sumpit ke mulut pengguna, hingga terciptanya sensasi rasa asin yang ditingkatkan.
Dalam pernyataan resminya, Kirin Holdings Co menjelaskan bahwa sumpit tersebut menggunakan listrik yang sangat lemah dan tidak cukup untuk mempengaruhi tubuh manusia. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan fungsi ion seperti natrium klorida serta natrium glutamat untuk mengubah persepsi rasa dengan membuat rasa makanan lebih kuat atau lebih lemah.
“ Jika kita mencoba untuk menghindari mengonsumsi lebih sedikit garam dengan cara konvensional, kita perlu merasa tersiksa karena mengurangi konsumsi makanan favorit dari program diet. Pilihan lainnya yakni dengan mengonsumsi makanan hambar,” ujar peneliti dari Kirin Holdings Co, Ai Sato, yang mengerjakan alat tersebut bersama Profesor Miyashita.
Kedua peneliti tersebut mengatakan bahwa uji klinis yang dilakukan pada orang yang mengikuti diet rendah sodium telah mengkonfirmasi kemanjuran sumpit pintar tersebut. Para peserta yang mencicipi sup miso rendah sodium dikabarkan memuji pengaruh sumpit tersebut menjadikan rasa makanan lebih lezat.
Kabarnya, saat ini Miyashita dan Ai Sato sedang mempersiapkan sumpit pintar tersebut untuk dijual secara umum pada awal tahun depan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya