Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tentara Ukraina Bongkar Drone Rusia, Dikira Canggih Ternyata Biasa Saja
Dream - Perang antara Rusia dan Ukraina masih terus berlangsung. Gencatan senjata hanya menghentikan aksi saling serang untuk waktu yang singkat. Pertempuran sengit masih terjadi hingga saat ini.
Dalam perang tersebut, Rusia terlihat unggul dalam hal teknologi dan alat utama sistem senjata (Alutsista).
Selain meluncurkan rudal dan mengerahkan kendaraan lapis baja modern, Rusia juga menerbangkan drone atau pesawat nirawak dalam perang melawan Ukraina.
Sayangnya, tidak semua drone yang diterbangkan untuk mengintai atau menghancurkan Ukraina itu berhasil menjalankan misinya.
Baru-baru ini seorang tentara Ukraina membongkar salah satu drone milik Rusia yang jatuh di negara tersebut.
Tentara yang tak disebutkan namanya ini memperlihatkan bagian dalam drone milik Rusia tersebut yang ternyata jauh dari kesan canggih.

Selain komponen pendukung terbang, di dalam drone itu dipasang sebuah kamera digital single lens reflex (DSLR) dengan merek Canon.
Pengungkapan teknologi drone Rusia tersebut terekam dalam video yang diunggah di kanal YouTube, Army Inform.

Kanal YouTube tersebut biasanya digunakan untuk menyebarkan berita tentang Kementerian Pertahanan Ukraina.
Dalam video itu, tentara Ukraina menjelaskan kamera yang ditemukan dalam drone pengintai bernama Orlan-10.
Menurut penjelasannya, kamera yang dipasang di dalam drone pengintai itu merupakan jenis Canon EOS Rebel T6i (750D).

Kamera itu merupakan kamera DSLR kelas entry level yang diproduksi dan dipasarkan Canon pada tahun 2015.
Namun tentara itu tidak habis pikir dengan teknik penginstalan kamera yang terpasang pada drone itu.
Berharap ada sesuatu yang bisa dipelajari dari drone tersebut, tentara Ukraina malah terkejut karena teknologinya yang sangat sederhana.

Kamera DSLR itu dipasang ke dalam drone memakai peralatan minimal dan apa adanya, bukannya berbentuk alat pendukung atau aksesori yang canggih.
Malah, usai membongkar drone Orlan-10, reka bentuk dan teknik pemasangan drone itu mengingatkannya pada mainan pesawat remote control (RC).
Selain komponen yang berkaitan dengan kamera, penutup tangki bahan bakar drone itu juga dianggap murahan.

Bukannya memakai bahan yang modern dan kuat, tapi malah terlihat seperti penutup botol dari plastik.
Yang paling membuat tentara Ukraina itu senyum-senyum, terdapat banyak komponen di sekeliling drone yang dilekatkan cuma pakai lakban.
Sumber: mStar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya