Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Instagram Starvisionplus
Dream - Kepiawaian sutradara dan penulis skenario, Monty Tiwa di dunia film sudah tidak diragukan lagi. Sudah deretan film disutradarai oleh dia dengan berbagai genre. Kini pria kelahiran Jakarta, 28 Agustus 1976, ini mencoba menggarap film bertema religi yang berjudul 'Aku Kau dan KUA'.
Menurut Monty hal ini merupakan tantangan terbaru dalam karirnya." Ini tantangan baru lagi untuk saya, film ini seperti film religinya versi saya. Dikemas dengan menghibur agar tidak membosankan dan tidak ada pihak manapun yang tersinggung. Saya berusaha mengolahnya sebagai tontonan yang menarik dan edukatif," kata Monty saat ditemui dalam acara Gala Premier Aku Kau dan KUA di Epicentrum, Jakarta, kemarin.
Film yang diadaptasi dari buku terlaris dengan judul yang sama ini dibintangi Eriska Rein, Adipati Dolken, Deva Mahenra, Nina Zatulini, Karina Nadila dan Babe Cabiita.
Menurut sang penulis Adil, film berduarsi 100 menit ini menggambarkan persiapan menikah tanpa melewati proses pacaran. " Dalam Islam kan tidak mengenal istilah pacaran, maka itu buku dan film ini menggambarkan bagaimana proses menikah tanpa harus melewati pacaran dengan taaruf. Semoga film ini bisa memberikan pencerahan dan motivasi persiapan menikah," kata Adil.
Menurut salah satu pemainnya Deva Mahendra film ini mengajarkan anak muda untuk lebih mempersiapkan pernikahan tanpa harus melewati fase pacaran. " Menikah itu biasa, tetapi proses dan usai menikahnya yang luar biasa. Film ini sarat akan pesan yang begitu positif menyentuh kehidupan sehari-hari anak muda, menikah dengan proses taaruf kenapa tidak?," ujar pemeran Deon ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya