Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Layanan WhatsApp Oppo Indonesia Tetap Beroperasi Selama Masa New Normal. (Foto: Shutterstock)
Dream – Oppo Indonesia telah merilis layanan WhatsApp Business untuk masyarakat yang ingin membeli produk Ponselnya tanpa harus bertatap muka. Layanan ini diluncurkan sebagai bagian dari kampanye #BetterAtHome Oppo untuk menekan aktivitas di luar rumah dan memutus rantai penularan Covid-19.
PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, memastikan layanan tersebut akan tetap beroperasi meski protokol New Normal mulai diterapkan di Indonesia.
“ Layanan WhatsApp terus dilakukan sebagai layanan standar dan masih berjalan,” kata Aryo dalam “ OPPO Indonesia and Disney and Pixar’s Toy Story Launch Event”, Rabu 10 Juni 2020.
Dengan layanan WhatsApp, lanjut Aryo, pembeli bisa bertemu secara personal dengan pegawai front liner Oppo Indonesia.
Dia mengatakan saluran layanan ini menjadi “ penghubung” bagi konsumen tradisional ke modern. Dikatakan bahwa layanan WhatsApp bisa menarik pelanggan tradisional ke e-commerce.
Dikatakan bahwa ada pelanggan yang lebih berminat membeli secara tradisional daripada online.
“ Kalau e-commerce, (pelanggan) takut barang tidak dikirim,” kata Aryo.
Aryo mengatakan layanan WhatsApp menyumbang 15 persen penjualan terhadap total penjualan Oppo Indonesia, offline 60 persen, dan sisanya melalui e-commerce.
Dream – Produsen telepon seluler, OPPO Indonesia, turut mendonasikan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak wabah dan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis. Perusahaan menyatakan dukungannya membantu pemerintah dalam memerangi pandemi virus Covid-19.
Dikutip dari keterangan tertulis OPPO Indonesia, donasi disalurkan dengan menggandeng Jet Care Indonesia. OPPO menyumbangkan 248 boks yang terdiri dari ribuan peralatan medis kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung penanganan Covid-19.
“ Memberikan bantuan peralatan yang mendukung para tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanganan pandemik ini, agar mereka tetap terlindungi dan dapat terus membantu pasien yang terkena Covid-19. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan semoga pandemi ini dapat segera berakhir,” kata Public Relations Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, di Jakarta.
![]()
Bantuan 248 boks peralatan medis ke BNPB tersebut terdiri dari 4.000 unit Medical Protective Glasses, 4.320 unit Disposable Medical Protective Clothing, 20.000 unit Masker KN95, dan 68.000 unit Single Use Nitrile Protective Gloves.
Sumbangan APD melengkapi langkah awal OPPO pada bulan Maret silam yang juga telah memberikan bantuan ribuan peralatan medis ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) dan BNPB.
Beberapa waktu lalu, OPPO juga telah sukses menggalang donasi dengan melibatkan para rekan jurnalis dan masyarakat melalui melalui kegiatan lelang #AuctionAtHome Bersama OPPO untuk Indonesia yang telah digelar mulai 27 April hingga 10 Mei 2020.
Dari kegiatan lelang #AuctionAtHome Bersama OPPO untuk Indonesia tersebut, OPPO telah mengumpulkan dana sebesar Rp75,18 juta yang dikonversikan dalam bentuk paket sembako dan didistribusikan ke beberapa wilayah di Jabodetabek. Pendistribusian donasi ini bekerjasama dengan lembaga Dompet Dhuafa sebagai lanjutan dari kampanye #SejernihDepanMata.
Donasi baik berupa paket sembako atau peralatan medis yang terus dikampanyekan oleh OPPO merupakan bentuk kepedulian sekaligus menjadi ajakan untuk bersama-sama berjuang melawan pandemi Covid-19.
OPPO juga akan meneruskan penggalangan dana dengan melibatkan konsumen untuk melakukan donasi bagi masyarakat Indonesia yang terdampak secara ekonomi melalui kampanye #SejernihDepanMata di bulan Ramadan ini.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya