Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Traveling ke Jepang kurang lengkap jika tidak menjajal segudang kuliner yang ditawarkan.
Walau di Indonesia telah hadir ragam menu Jepang yang menggiurkan, tapi menikmati sushi, takoyaki, ramen, udon, dan menu lainnya di negeri asal akan menambah experience kamu ketika traveling di negeri sakura.

Perut bakal terisi penuh ketika kamu mengunjungi wisata kuliner dengan tepat. Sebab, ada beberapa lokasi yang menawarkan jajanan ringan sampai makanan berat.
Siap menikmati sajian kuliner Jepang yang bakal menggoyang lidah dan pikiran? Simak rekomendasi berikut ini!
Terletak di Osaka, dua lokasi ini sangat terkenal dengan surganya kuliner. Dihiasi berbagai lampu yang menempel di tiap distrik, wisata kuliner makin jadi seru ketika harus berburu sajian ditemani gemerlap lampu warna-warni.
Kawasan wisata kuliner hits ini diawali pedagang di sekitar Shinsaibashi yang telah berjualan sejak 1960-an ketika seorang pedang bernama Shinsai membangun jembatan yang menghubungkan kawasan Shinmachi yang kini berkembang pesat dengan distrik teater Dotonbori.
Meski distrik teater di tempat itu telah sirna, tapi area ini tak pernah padam dengan hadirnya ragam kuliner yang super lezat.
Shinsaibashi yang berjarak satu mil atau kurang lebih 1,6km dengan Dotonburi, kamu dapat telusuri selama limat menit dengan berjalan kaki. Tenang, selama menelusuri jalanan itu mata tak akan berhenti melihat jajanan yang dijajakan tanpa batas seperti takoyaki, okonomiyaki, sushi, udon, ramen, dan masih banyak lagi.
Satu hal yang jangan kamu lewatkan ketika ke Dotonbori, foto di depan papan iklan Glico Man. Spot ini ramai dikunjungi turis untuk berfoto meniru sosok pria yang mengangkat kedua tangannya ke atas sambil mengangkat satu kaki.
Untuk ke sini, kamu dapat gunakan Midosuji Line dari Stasiun Osaka atau Umeda menuju Stasiun Shinsaibashi.
Memiliki area seluas 500 meter persegi dan ada sekitar 500 toko dan restoran Tiongkok, kamu bisa jadikan Distrik Pecinan Yokohama sebagai destinasi wisata di Jepang.
Di sini, kamu bisa menggunakan waktu traveling untuk berbelanja dan mengisi perut sampai kenyang. Roti kukus atau kudapan kecil bisa kamu santap langsung di sana atau bisa dibawa pulang sambil menyusuri arsitektur indah.
Berawal pada 1859 ketika pelabuhan laut Yokohama dibuka, rupanya menarik para pedagang Tiongkok yang tinggal di sini untuk membangun komunitasnya sendiri.
Diketahui, penduduk etnis Tiongkok di distrik ini berasal dari Guangzhou, Tiongkok Selatan.
Meski didominasi pedagang Tiongkok, namun beberapa restoran di sini telah mengombinasikan menu hidangan Jepang dengan tetap mengutamakan oriental khas Tiongkok.
Untuk ke sini, kamu dapat menggunakan kereta api menuju Stasiun Yokohama kurang lebih satu jam dari pusat kota Tokyo.
Tapi, kalau kamu memiliki JR Rail Pass kamu bisa naik kereta dari Stasiun Ishikawacho di JR Negishi Line.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol