Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream – Norwegia akan memberlakukan hukum baru bagi para influencer. Negeri Skandinavia itu mengharuskan para influencer memberikan label pada unggahan yang telah diedit.
Peraturan tersebut juga berlaku bagi para pengiklan di platform media sosial, seperti Facebook, TikTok, Twitter, dan Snapchat.
Pemerintah Norwegia tidak segan mendenda hingga memenjarakan mereka yang tidak menaati peraturan tersebut.

Label baru ini dirancang oleh Kementrian Anak dan Urusan Keluarga Norwegia. Editing tersebut mencakup mengubah bentuk, ukuran, atau kulit seseorang.
Termasuk bagi para influencer yang mengiklankan produk namun menambahkan editing pada bagian bibir hingga membuat tubuh terlihat lebih ramping.
Langkah ini diambil ketika platform media sosial terus memberikan dampak negatif bagi kesehatan mental penggunanya.

Tahun 2017, sebuah laporan yang disampikan oleh Royal Society for Public Health Inggris mengatakan Instagram adalah platform media sosial dengan efek terburuk pada kesehatan mental anak-anak muda.
Instagram pun telah berupaya mengurangi tingkat kecemasan bagi penggunanya dengan menghadirkan fitur berupa menyembunyikan jumlah Like pada unggahan yang diposting.
Instagram juga menampilkan label dibagian atas layar jika seseorang telah memposting story menggunakan filter augmented reality.
Aturan tersebut muncul sebagai tanggapan atas kampanye #filterdrop yang bertujuan untuk mewajibkan influencer agar mengatakan kepada pengikutnya jika mereka menggunakan filter atau tidak saat melakukan promosi produk.
(Sumber: nypost.com)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha