Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Onitsuka FW 2021
Dream – Untuk pertama kalinya Onitsuka Tiger memperkenalkan koleksi musim gugur/musim dingin 2021 di panggung Milan Fashion Week pada Sabtu, 27 Februari 2021 kemarin, dalam film berjudul “ UNFASHIONSHOW”.
Brand fashion Jepang ini telah berhasil memperkenalkan koleksi ready wear mereka di Pitti Immagine Uomo pada 2013 dan 2014 silam hingga ke Tokyo Fashion Week di bawah arahan kreatif fashion designer, Andrea Pompilio.
Italia berkaitan erat dengan Onitsuka Tiger dikarenakan rumah dan studio Andrea sendiri berbasis di Milan. Onitsuka Tiger baru-baru ini membuka flagship store pertama mereka pada 18 Desember 2020 lalu menggunakan jasa arsitek terkenal Italia, Filippo Dini.
Untuk brand Tokyo dan Milan, Onitsuka sangat menjunjung tinggi tema desain “ East Meet West”, sehingga bergabung dengan Milan Fashion Week musim ini merupakan langkah tepat dalam memperkuat tema tersebut.
Koleksi musim gugur atau dingin 2021 ini memadukan berbagai elemen desain yang minimalis dari bahan nilon hitam dan abu-abu timah, dengan beberapa item terinspirasi dari pegunungan Himalaya dan Trekking tahun 1970-an.
Koleksi ini juga dibuat dengan sangat detail dan cermat agar mencerminkan prinsip fungsionalitas, yang merupakan jantung dari Onitsuka Tiger.
Potongan-potongan penting dari koleksi pakaian khusus dikerjakan Nilon Radzimir yang terinspirasi vintage sangat cocok dipakai untuk musim dingin.
Koleksinya semakin diperkaya melalui kolaborasi dengan Toyoki Adachi, desainer dan direktur arsitek “ Nowartt”.





Andrea selaku direktur kreatif Onitsuka memasukan grafik tekstik Toyoki ke dalam potongan koleksi, mencetaknya pada kain yang digunakan untuk jaket bulu angsa, celana panjang, dan ransel.
Onitsuka yang memiliki khas tiger track suit terbuat dari polister tahun 70-an yang tipikal, menghasilkan warna dengan kombinasi dari dua konsep kontras “ vintage x art” dan “ analog x digital”.
Penasaran seperti apa tampilan mode Onitsuka, saksikan video berikut.
Laporan: Josephine Widya
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya