Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pria Gabut Rombak Sepeda Jadi Punya Dua Roda Belakang Masing-masing Setengah
Dream - Bicara sepeda ontel, sepeda angin, atau apalah sebutannya, pasti identik dengan dua roda besar berbentuk bundar lengkap dengan peleknya.
Roda bahkan menjadi komponen utama dari sepeda, dan bentuknya harus bundar penuh agar supaya berputar atau bergerak di atas jalan saat dikayuh.
Namun pernahkah kalian berpikir bahwa roda yang bentuknya hanya setengah bundaran juga sama baiknya dengan roda utuh?
Setidaknya itulah yang coba dibuktikan pria bernama Sergii Gordieviv, seorang insinyur yang sekaligus YouTuber cerdas.
Sebelum ini Sergii tertarik dengan rancang bangun sepeda. Dia pernah membuat penemuan aneh-aneh menyangkut sepeda.
Sergii pernah membuat sepeda tanpa rantai. Dia bahkan merenovasi sepeda angin dan mengubahnya menjadi sepeda bertenaga bor es.
Namun kali ini Sergii kembali menghadirkan inovasi barunya yaitu sepeda yang rodanya hanya setengah, tidak bundar utuh.
Tetapi uniknya, sepeda tersebut bisa berjalan secara normal layaknya sepeda yang memiliki roda yang bentuknya utuh.
Dalam video YouTube, Sergii memperlihatkan bagaimana dia menciptakan sepeda unik yang roda belakangnya cuma separuh.
Sepeda unik buatan Sergii pada dasarnya memiliki roda belakang yang dibagi menjadi dua, hingga masing-masing tinggal hanya setengahnya.
Namun dengan teknik pengerjaan yang teliti dan cermat, roda belakang yang telah dibelah dan dipasang lagi meski secara terpisah mampu berjalan normal seperti sepeda dengan roda belakang utuh.
Pertama, Sergii memotong roda belakang menjadi dua bagian yang sama. Bukan hanya ban karetnya yang dibelah, tapi juga pelek sepedanya.

Setelah itu dia mengisi bagian dalam ban sepeda dengan sebuah pipa, yang panjangnya menyesuaikan dengan bentuknya yang sudah jadi setengah lingkaran itu.

Sehingga, ban belakang sepeda unik itu istilahnya sudah mati, tidak bisa dipompa lagi layaknya ban pada umumnya. Dia kemudian memasang kembali ban itu pada pelek yang juga sudah terbelah.
Hal yang sama dilakukan pada belahan ban belakang lainnya. Agar tidak mudah lepas, ban mati itu dipaku memakai keling pada peleknya. Kini Sergii punya dua ban yang masing-masing berbentuk setengah lingkaran.

Sergii kemudian memperpanjang rantai dan rangka sepeda bagian belakang agar bisa menampung dua roda yang bentuknya setengah lingkaran itu.

Meski mungkin memengaruhi kenyamanan berkendara, tetapi itu satu-satunya solusi realistis untuk masalahnya.
Sepintas sepeda dengan ban setengah lingkaran terlihat tidak sempurna, tetapi ternyata bisa berfungsi dengan sangat baik. Bahkan lebih baik dari sepeda dengan ban utuh.

Sepeda ini tidak hanya berjalan dengan baik di permukaan yang datar dan rata, tetapi bahkan dapat mengatasi trotoar tanpa masalah, yang terlihat luar biasa.

Yang mengurangi kesempurnaan sepeda dengan ban belakang dibagi jadi dua ini adalah masalah pengereman. Masalahnya roda tidak bisa sinkron dengan sempurna, yang membuat sepeda tidak bisa memiliki sistem pengereman.
Ini mungkin bukan sepeda masa depan, tetapi kreasi Sergii jelas merupakan salah satu desain paling menarik yang pernah dibuat.
Sumber: OddityCentral
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya