Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap sektor usaha di Indonesia, tak terkecuali sektor kecantikan dan perawatan diri. Meski diakui mengubah berbagai rencana bisnis yang telah disusun, pelaku industri kecantikan di Indonesia mengaku dampak yang dirasakan tidak terlalu besar.
Kondisi bisnis kecantikan di masa pandemik ini terungkap dari laporkan McKinsey Global Consulting yang menyatakan, 8 responden di Indonesia memilih membatalkan atau menunda pembelian produk skincare (perawatan diri) hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Dewi Kauw, pendiri Skin Dewi, memastikan pandemik Covid-19 tidak terlalu berdampak besar pada pebisnis kecantikan di Indonesia.
" Dari teman-teman di bisnis kecantikan atau online shop, tidak merasa ada dampak besar dari segi bisnisnya. Sejauh ini masih bagus," kata Dewi, Kamis 3 Desember 2020.
Namun diakui Dewi, pandemik Covid-19 memang sudah membuat pihaknya menunda beberapa rencana bisnis. Di awal tahun 2020, perusahaannya berencana melakukan banyak kegiatan secara luring, seperti bazar dan membuat acara luring.
Namun munculnya pandemi Covid-19 membuat Skin Dewi memutuskan menunda atau membatalkan rencana-rencananya tersebut.
" Jadi ada gangguan ke arah sana. Tetapi ternyata di akhir tahun, bisa terwujudkan luringnya, karena kami akan membuka outlet offline," ujar dia.

Terobosan juga dilakukan Skin Dewi yang dalam waktu dekat akan menggelar promo untuk memeriahkan hari belanja online nasional pada 12 Desember.
Sementara untuk pengembangan bisnis ke depan, Skin Dewi yang berfokus pada produk-produk perawatan organik ini akan meluaskan jangkauan produk mereka ke pasar kecantikan.
" Pengembangan ke depan, kami akan launching lebih banyak bodycare lainnya. Nantinya kami juga akan masuk ke make-up," tuturnya.
Dream - Produk organik menjadi incaran dalam memenuhi gaya hidup sehat. Biasanya, produk organik terbuat dari bahan dasar yang lebih bersih dan alami.
Misalnya bahan tanaman tanpa pestisida dan tidak diuji coba pada hewan. Oleh karena itu, tak sedikit orang yang mulai beralih pada produk organik.
Tidak hanya makanan, melainkan juga skincare, produk bayi dan obat-obatan.
PT Kreasi Cantik Alami meluncurkan House of Phyto, sebuah rumah 3 lantai yang menyediakan macam-macam kebutuhan gaya hidup sehat dengan konsep organik.
“ Konsep organik ini memperkenalkan gaya hidup yang semuanya organik, sehat dan juga panjang umur, untuk semua kalangan, intinya balik lagi ke nature,” ungkap Listianawati Setio, Presiden Direktur PT Kreasi Cantik Alami, di acara Peluncuran House of Phyto, Tangerang, Kamis 17 Oktober 2019.
House of Phyto memiliki Cafe Kumo yang menyajikan makanan organik lezat di lantai 1. Konsepnya tetap kekinian dengan berbagai menu yang sedang hits seperti kopi.
“ Menggunakan bahan yang fresh, less sugar, tidak menggunakan garam, serta kopi-kopi nya juga menggunakan bahan organik. Bahannya juga ramah lingkungan yang didapat dari petani lokal terpecaya,” tambah Michelle Setio, salah satu Founder Kumo.
Selain itu, House of Phyto mempunyai klinik kecantikan dan kesehatan yang berada di lantai 2, yakni Klinik Natura Derma.
Ada banyak treatment yang bisa dilakukan di sini, seperti perawatan kulit, rambut, terapi hormonal serta tes DNA kulit.
Seluruh produk tentunya sudah bersertifikasi organik. Mulai dari produk bayi hingga manula, obat-obatan, skin & body care serta suplemen.
Dibuka di awal November, harga perawatan berkisar dari Rp350 ribu - Rp3 juta. Sedangkan harga produk dibanderol mulai Rp37 ribu.
(ism, Laporan: Diah Tama Yanti)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya