Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Tumbuh kembang anak menjadi hal yang perlu diperhatikan para orangtua. Ada beberapa tahap perkembangan anak, salah satunya perkembangan motorik.
Apa pentingnya merangsang perkembangan syaraf motorik pada anak?
Psikolog Denrich Suryadi, M.Psi mengatakan orangtua dianjurkan untuk merangsang perkembangan motorik anak sejak dini. Kemampuan motorik merupakan kegiatan yang melibatkan anak menggunakan otot-otot dalam tubuhnya.
Lalu, bagaimana merangsang motorik anak? Berikut tips yang bisa dilakukan para orang tua:

Anak usia 3 tahun senang mencari tahu hal baru dan menjadikan orang-orang terdekatnya sebagai idola. Apalagi bagi anak perempuan yang senang mengikuti kegiatan ibunya, semisal berdandan.
Ternyata, berdandan bisa menjadi salah satu sarana pengembangan motorik si kecil.
Hal sederhana seperti memegang aplikator makeup, mewarnai bibir dengan lipstik, mewarnai kelopak mata dengan eyeshadow, itu semua bisa menjadi media belajar buah hati.
Namun, para orangtua juga harus memerhatikan produk yang digunakan. Tentunya anak tidak bisa menggunakan produk makeup yang sama seperti yang digunakan orang dewasa, alternatifnya yakni penggunaan Amara Kids Cosmetics.
Peralatan makeup dari Amara Kids Cosmetics, dirancang khusus untuk buah hati dan sudah bersetifikat BPOM.

Tak hanya belajar dari makeup, buah hati juga bisa kita ajarkan mengenal warna dengan bermain kutek. Para orang tua bisa melatih syaraf cognitive anak dengan mengajarkan mix and match warna kutek.
Penggunaan nail polish bagi anak tidak boleh sembarangan mengingat kulit buah hati yang sensitif. Oleh karena itu, penggunaan Amara Nail Polish bisa jadi produk yang cocok.
Yang terakhir, jangan lupa untuk mengingatkan buah hati untuk membersihkan muka setelah bermain makeup. Terdengar sepele, namun hal ini bisa jadi media untuk melatih motorik anak.
Gerakan memutar kapas ke seluruh wajah anak setelah menggunakan makeup, menanamkan pentingnya membersihkan muka setelah melakukan berbagai aktivitas dan hal ini bisa menjadi kebiasaan yang akan dilakukan sang buah hati hingga dewasa.
Para orang tua bisa menggunakan baby oils untuk membersihkan makeup anak setelah mereka bermain.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya