Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Minum Air Putih/ Foto: Shutterstock
Dream - Anak-anak cenderung sangat aktif secara fisik dan mereka akan mudah kehilangan cairan melalui keringat. Beberapa anak juga sangat malas untuk minum atau lebih suka minuman manis yang mengandung gula tinggi.
Pastikan si kecil minum air putih yang cukup setiap hari, jangan sampai ia mengalami kekurangan cairan. Penting bagi ayah dan bunda selalu mengingatkan anak untuk minum teratur. Pasalnya, beberapa anak belum peka terhadap rasa hausnya.
" Rasa haus, sering sekali belum sempurna pada anak. Sebagian besar anak masih kurang peka dan tidak cepat untuk mengenali atau merasakan rasa haus tersebut," kata dr. Cahyani Gita Ambarsari, spesialis anak yang praktik di RS Pondok Indah Bintaro Jaya dalam siaran persnya.
Untuk asupan cairan sebenarnya bukan hanya didapatkan dari minuman, tapi juga buah dan sayur dengan kandungan cairan yang tinggi. Meski demikian air putih tetap merupakan sumber cairan terbaik bagi tubuh.
Anak-anak, menurut penelitian memang lebih suka minuman yang berwarna, seperti susu, atau memiliki rasa, misalnya dengan gula. Bila si kecil lebih suka minuman manis, pastikan tidak memberikannya secara berlebihan. Minuman manis ini bisa membuat anak berisiko obesitas dan diabetes.
Jika buah hati kurang menyukai air putih, ada beberapa trik yang dapat dilakukan untuk memastikan konsumsi cairan harian anak tetap terpenuhi dan berasal dari minuman yang sehat.
- Taruh potongan buah segar ke dalam air putih sebagai penambah rasa
- Pilih susu sapi atau susu kedelai dengan rasa plain
- Berikan air kelapa dingin tanpa pemanis
- Jus buah tanpa tambahan susu atau pun gula
" Produk minuman seperti soda, susu, atau jus buah dengan tambahan gula dan pewarna, sebaiknya dihindari. Produk minuman ini mengandung tambahan kalori kosong, yaitu kalori tanpa nilai nutrisi dan dapat memperberat kerja ginjal, terutama pada anak berusia kurang dari 5 tahun," kata dr. Cahyani.
Asupan cairan akan sangat mempengaruhi kondisi ginjal anak secara jangka panjang. Hidrasi akan memastikan ginjal mendapat oksigen dan nutrisi yang si kecil butuhkan untuk melakukan fungsinya dengan baik.
Dream - Bagi para ibu menyusui yang bekerja atau harus beraktivitas di luar dan meninggalkan bayinya di rumah, pastinya selalu memerah atau memompa ASI. Stok ASI perah ini nantinya dibawa kembali ke rumah dengan cooler bag untuk kemudian dimasukkan ke lemari es.
Ada juga yang menyetoknya cukup banyak di freezer dan bisa bertahan hingga berbulan-bulan. Untuk ASI yang masih cair di kulkas dan ingin diberikan untuk bayi biasanya dihangatkan lebih dulu dengan merendamnya.

Lalu apakah aman jika memberikan ASI yang masih dingin pada bayi? ASI sebenarnya cukup aman dalam suhu apapun untuk diberikan pada bayi, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
" Untuk menghindari suhu yang terlalu dingin, tes dulu sebelum diberikan. Terkadang ASI yang kita berikan terlalu dingin untuk di lidah bayi dan ia tak mau meminumnya karena terbiasa dengan ASI yang hangat," kata Swati Patwal, M.Sc., seorang ahli gizi.
Beberapa bayi yang tak biasa minum ASI dingin kerap menolak saat diberikan, ada juga yang muntah karena tak terbiasa. Bila ingin memberikan ASI dingin sebaiknya tak dalam jumlah banyak dan perhatikan kondisi bayi setelah meminumnya.
Sebenarnya, minum ASI dingin juga memberikan beberapa keuntungan. Antara lain, bayi tak berisiko mengalami lidah kepanasan karena ASI yang dihangatkan dan lebih menghemat waktu tak perlu menunggu.
Kekurangan Memberikan ASI atau Susu Formula Dingin
Selain kelebihan, memberi minum susu dingin kepada bayi juga memiliki kekurangan tersendiri. Misalnya, jika bayi yang disusui selalu minum susu hangat, mereka mungkin menolak untuk meminum susu dibgin dari botol.
" ASI terkadang sulit untuk tercampur bagian hindmilk dan foremilk, padahal keduanya sangat dibutuhkan bayi," kata Patwal.
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: MomJunction
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya