Bank Sampah Solusi Lingkungan Lestari Plus Sumber Ekonomi

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Minggu, 24 Oktober 2021 10:24
Bank Sampah Solusi Lingkungan Lestari Plus Sumber Ekonomi
Produksi sampah di Kota Sukabumi mengalami peningkatan selama masa pandemi, bank sampah bisa jadi langkah dalam pengelolaan sampah

Dream - Di masa pandemi, penggunaan kemasan plastik semakin tinggi dan gerakan mengurangi sampah plastik kerap dinomorduakan. Hal ini karena kemasan plastik menjadi pelindung yang paling higienis untuk produk makanan dibandingkan kemasan kertas.

Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, produksi sampah di Kota Sukabumi mengalami peningkatan selama masa pandemi. Peningkatannya mencapai 1,4 ton per hari dibandingkan sebelum pandemi.

Menanggulangi permasalahan ini, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi bersama Otsuka membuat Bank Sampah Sehati yang merupakan bagaian dari Program Otsuka Ecovillage. Program ini diciptakan untuk mendorong terciptanya masyarakat Kabupaten Sukabumi yang mampu mengelola sampah secara mandiri.

Otsuka© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Otsuka Ecovillage yang bukan hanya menfasilitasi pengelolaan sampah, tapi dapat menjadi pusat edukasi, membina dan membentuk kebiasaan baik dalam memilah dan mengelola sampah dengan mandiri,” ujar Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka, pada siaran Otsuka Ecovillage, Roy Sparringa

 

1 dari 2 halaman

Pengelolaan Sampah Organik

Otsuka© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

Di Otsuka Ecovillage sampah organik akan dikelola dengan teknik lubang biopori sehingga menjadi kompos. Teknik Biopori ini telah diajarkan kepada masyarakat sejak tahun lalu.

“ Kompos dari hasil sampah organik ini nantinya akan dipakai untuk tanah sekitar,” tambah Roy.

Kompos ini nantinya dapat menjaga kualitas air dan tanah. Kandungan organik pada kompos akan mempertahankan kandungan air dalam tanah, sehingga tanaman tidak perlu terlalu sering disiram.

© Dream
2 dari 2 halaman

Sampah Non Organik Bisa Ditukar dengan Sembako

Untuk sampah non-organik akan dilakukan pemilahan berdasarkan kategori di bank sampah Otsuka Ecovillage agar kemudian dapat didaur ulang dan bisa ditukar dengan sembako.

Buku Tabungan© Doc Otsuka

" Masing-masing warga yang mengumpulkan sampah di sini akan dicatat di buku tabungan yang bisa ditukar sembako. Minimal pengambilannya dua minggu setelah mengumpulkan sampah,” tambah Roy.

Otsuka Ecovillage ini diharapkan dapat sepenuhnya bermanfaat dan menjadi semangat baru bagi masyarakat sekitar untuk menunjukkan kepedulian terhadap alam sekitar dengan berkontribusi dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan, demi bumi yang lebih baik.

Beri Komentar