Pesona Najwa Shihab, Putri Habib Rizieq di Hari Pernikahan

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Kamis, 19 November 2020 07:42
Pesona Najwa Shihab, Putri Habib Rizieq di Hari Pernikahan
Belum lama ini ia dipersunting oleh sang pujaan hati.

Dream - Putri keempat Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab dipersunting resmi dipersunting Irfan Alaydrus. Acara digelar pada 14 November 2020 sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas DPP FPI Petamburan, Jakarta Pusat.

Pernikahan itu mendapat banyak sorotan dari publik meski dilangsungkan secara tertutup. Tak banyak foto-foto yang beredari di internet.

Hanya tamu-tamu tertentu yang dapat menghadiri acara tersebut. Salah satunya mantan istri Prabowo Subianto, Titiek Soeharto. Ia mengunggah potret suasana pernikahan Najwa dan Irfan sekaligus memberi ucapan selamat.

" Selamat menempuh Hidup Baru untuk ananda NAJWA dan IRFAN, Semoga berbahagia selalu sampai kakek-kakek nenek-nenek... dan semoga segera dapat momongan yg sholeh," tulis Titiek di Instagram.

Najwa Shihab© Foto: Instagram @titieksoeharto

1 dari 5 halaman

Mahkota Emas

Dalam foto yang diunggah akun @titieksoeharto, mereka tampak berpose di pelaminan berdekorasi klasik. Nuansa mewah sangat terasa di pernikahan putri Habib Rizieq.

Najwa Shihab juga terlihat cantik di hari pernikahannya. Ia terlihat memasuki area pelaminan dengan sangat anggun.

Najwa Shihab© Foto: Instagram @titieksoeharto

Najwa mengenakan gaun kebaya beraksen embroidery. Padu padan warna biru dan emas memberi kesan mewah sekaligus elegan. Gaun itu dirancang khusus untuk dikenakan oleh Najwa yang berhijab.

Gaun dipadukan bersama hijab yang menutupi kepala serta leher. Hijab juga disempurnakan memakai headpiece berupa mahkota adat.

2 dari 5 halaman

Tudung Elegan

Sebelum resepsi pernikahan, Najwa juga tampil elegan di sesi ijab kabul. Ia mengenakan gaun kaftan berwarna putih lengkap dengan kalung yang menghiasi bagian dada.

Najwa Shihab© Foto: Instagram @tulusdakwah_

Hijab yang dikenakan oleh Najwa juga terlihat lebih simpel dengan tudung transparan. Hijab kemudian dihiasi oleh headpiece khas Timur Tengah di bagian dahi.

Najwa Shihab© Foto: Instagram @tulusdakwah_

3 dari 5 halaman

Usai Terjadi Kerumuman di Acara Habib Rizieq, Begini Nasib Kepala Satpol PP DKI

Dream - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan belum ada rencana mengganti Kepala Satpol PP setelah terjadi kerumunan akibat acara yang diselenggarakan Front Pembela Islam dan pimpinan mereka, Habib Rizieq Shihab.

Menurut Riza, yang diperlukan saat ini bukan sekadar masalah mencopot jabatan. " Belum sejauh itu lah, sekarang bukan soal copot-mencopot," kata Riza Patria saat dihubungi, Rabu 18 November 2020.

Pemprov DKI, menurutnya, masih fokus pada evaluasi acara dan tracing di Petamburan. Pemprov DKI saat ini berkoordinasi dengan banyak pihak, termasuk Satgas Covid-19.

" Kita terus berkoordinasi, berdialog, mencari solusi yang terbaik, terkait penanganan Covid di seluruh wilayah, termasuk di Jakarta," katanya.

Selain itu, Ariza memastikan Satpol PP DKI tidak melakukan pembiaran terhadap keramaian di Petamburan.

" Itu bukan pembiaran. Semua sudah dilalui, dikoordinasikan. Satpol PP itu kan tugasnya menertibkan, dalam tugasnya juga berkoordinasi dengan para pihak, termasuk kepolisian dan pihak lainnya. Jadi enggak ada kebijakan yang diambil sepihak. Kita ini pemerintah, namanya pemerintah itu berkoordinasi satu sama lain," tandasnya.

Sumber: merdeka.com

4 dari 5 halaman

Tak Bisa Cegah Kerumunan Acara Rizieq Shihab, Kapolda Metro Jaya & Jabar Dicopot

Dream - Kapolri, Jenderal Idham Azis, mencopot Irjen Nana Sudjana dan Irjen Rudy Sufahradi dari posisi mereka sebagai Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat. Keduanya dinilai tidak melaksanakan perintah untuk menegakkan protokol kesehatan terkait kerumunan yang disebabkan acara Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

" Ada dua kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan, yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, dikutip dari Merdeka.com.

Argo menjelaskan perintah pencopotan tersebut tertuang dalam Telegram Kapolri Nomor ST3222/XI/Kep/2020 tanggal 16 November 2020 tentang Pemberhentikan Dari dan Pengangkatan Dalam Jaatan di Lingkungan Polri. Dalam telegram tersebut, Irjen Nana selanjutnya menduduki jabatan sebagai kors ahli Kapolri.

" Kemudian Irjen Muhammad Fadil Imran, Kapolda Jawa Timur, diangkat jabatan baru sebagai Kapolda Metro Jaya," ucap Argo.

Kemudian, Irjen Rudi menempati jabatan baru sebagai Widekswara Tingkat 1 Lemdiklat Polri. " Kemudian penggantinya Irjen Ahmad Dofiri sebagai Kapolda Jawa Barat," kata Argo.

5 dari 5 halaman

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, mengingatkan kepala daerah dan aparat keamanan menindak tegas upaya pengumpulan massa dalam jumlah besar oleh pihak manapun di masa pandemi Covid-19. Dia menegaskan Pemerintah tidak akan segan melakukan tindakan hukum.

" Pemerintah memperingatkan kepada kepala daerah, pejabat publik, aparat dan masyarakat di seluruh Indonesia bahwa pemerintah akan menindak tegas dan melakukan penegakan hukum bila masih melakukan pengumpulan massa dalam jumlah besar," ucap Mahfud.

Mahfud menyatakan Indonesia adalah negara demokrasi dan setiap warga negara berhak untuk berekspresi dan berkumpul. Namun demikian, Indonesia juga merupakan negara hukum yang mengatur hak setiap warganya agar tidak melanggar hak orang lain.

Dia juga meminta aparat keamanan untuk tidak ragu menindak setiap pelanggaran, khususnya protokol kesehatan. Jika ada aparat yang ragu, Pemerintah akan menjatuhkan sanksi.

" Pemerintah juga akan memberikan sanksi kepada aparat keamanan yang tidak mampu bertindak tegas dalam memastikan terlaksananya protokol kesehatan," kata dia.

Beri Komentar