Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kontroler PS5
Dream - Sony Interactive Entertainment sedang mengajukan permohonan paten untuk menggunakan pisang sebagai pengontrol PlayStation. Pisang yang dimaksudkan adalah bentuknya, pengontrol PS dibuat menyerupai bentuk pisang.
Dilansir dari Polygon, GamesIndustry.bis pada Selasa lalu baru saja mengungkapkan, paten ini difungsikan sebagai metode yang mengubah “ objek pasif yang dipegang pengguna” menjadi pengontrol game.

Pengontrol ini diilustrasikan seperti bentuk pisang dengan pengenal lokasi virtual yang berada pada atasnya. Ide Sony yang menggunakan ilustrasi ini akan sangat berhasil dan berguna bila pengontrol ini sudah ada di tangan pemain.
Dalam contoh yang diberikan Sony, pemain dapat dengan mudah memegang hanya satu pisang atau benda mati lainnya dan memindahkannya secara efektif hanya dengan satu tongkat analog.
“ Akan lebih baik jika pengguna dapat menggunakan perangkat yang murah, sederhana, dan non-elektronik sebagai perangkat video game,” tutur seorang pada aplikasi paten.
Dalam ilustrasi lain, tombol virual dipetakan ke sebuah pisang, yang menunjukan bahwa realitas virtualnya mungkin terlibat dan berhubungan dengan suatu headset.
Hal ini terdengar seperti lelucon seorang streamer Twitch, Dylan Rudeism Beck, yang senang menggunakan objek konyol sebagai pengontrolnya. Seperti waktu saat Beck memainkan Overwatch menggunakan selusin pisang.
Namun, perlu diingat permohonan paten ini tidak berarti ada produk yang sudah jadi atau bahkan baru akan, sedang direncanakan untuk suatu produk.
Laporan: Josephine Widya
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya