Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ferrari 458. (Foto: Ferrari)
Dream – Seorang pria di Manhattan, Amerika Serikat, menggugat pengelola parkir. Dia menuding pengelola parkir telah lalai dan membuat Ferrari 458 Spider senilai US$347 ribu (Rp5,05 miliar) rusak.
Dikutip dari New York Post, Jumat 23 November 2018, pemilik Ferrari itu bernama Mark Rosen. Pria berusia 70 ini memarkir mobilnya di City Parking LLC di gedung Leonard St, Chicago, Amerika Serikat, dan meninggalkannya.
Empat jam kemudian, dia mendapati mobilnya dalam kondisi pintu rusak dan kaca spion raib.
“ Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” kata Rosen.
Pria ini juga kebingungan bagaimana ceritanya itu mobil kesayangan rusak. Kalau diperbaiki, biayanya juga tidak sedikit. Perbaikan mobil Kuda Jingkrak ini menelan biaya US$19.500 (Rp283,8 juta).
Dia menduga para petugas parkir telah ceroboh. Mereka menolak memberi tahu kronologi mobil Ferrari 458 Spider bisa rusak.
“ Kamu mengendarai mobil lima mil per jam di garasi. Hampir tidak mungkin melakukannya kecuali kamu benar-benar ceroboh,” kata Rosen.
Pengelola parkir awalnya setuju untuk mengganti biaya perbaikan Ferrari Rosen. Setelah tahu biayanya, mereka berubah pikiran. Pihak pengelola menyebut tak mau ada mobil mewah seperti mobil Rosen di garasi parkirnya.
“ Ini alasan kami tidak ingin mobil seperti milik Anda di garasi,” kata seorang manajer parkir kepada Rosen.
Pria ini kesal mendengar jawaban dari pengelola parkir. “ Ini adalah salah satu gedung eksklusif termahal di kota. Apa yang seharusnya dikendarai orang? Chevrolet?” balas Rosen.
Wajar jika dia kesal. Rosen telah membayar biaya bulanan parkir di gedung ini sebesar US$800 (Rp11,64 juta) per bulan. Dia juga memberikan tips lebih dari US$3 ribu (Rp43,66 juta).
Kerusakan ini membuat harga Ferrari keluaran 2015 ini merosot. Harganya turun US$140 ribu (Rp2,03 miliar). Rosen menjual Ferrari 458 Spider dengan harga US$207 ribu (Rp3,01 miliar).
“ Mereka menghancurkan seluruh pintu penumpang, merusak pintu, dan seluruh kaca penumpang harus diganti. Setiap (bagian) mobil ini mengalami kecelakaan. Harganya melorot,” kata Rosen.
Ketika ditanya tentang gugatan itu, manajemen pengelola parkir belum memberikan tanggapan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya