Produk UMKM Indonesia di Le BHV Marais Jadi Sorotan Warga Paris

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Selasa, 28 Juni 2022 11:36
Produk UMKM Indonesia di Le BHV Marais Jadi Sorotan Warga Paris
Antusiasme ini telah nampak saat perhelatan fashion show yang membawa rancangan-rancangan batik terbaik dari 3 desainer ternama Indonesia

Dream - Pameran kebudayaan dan produk UMKM asal Indonesia, Shopee Java in Paris yang digelar di Prancis sukses mendulang antusiasme warga dan turis. Sejak pembukaannya pada 8 Juni lalu, ribuan orang telah mengunjungi event yang digelar di Le BHV Marais.

Department store terbesar di Prancis itu memamerkan sejumlah produk UMKM lokal dan menggelar workshop untuk para pengunjung.

Batik menjadi salah satu produk tanah air yang menyita perhatian serta antusiasme para pengunjung dan awak media di Paris.

Antusiasme ini telah nampak saat perhelatan fashion show yang membawa rancangan-rancangan batik terbaik dari 3 desainer ternama Indonesia, yakni Samudra Hartanto, Denny Wirawan, dan Ansoe.

 

1 dari 4 halaman

Produk Batik Menarik Perhatian

Selain produk yang tampil saat gelaran fashion show, produk batik dari UMKM lokal yang dipajang di department store jaringan Galeries Lafayette ini juga mendapatkan tempat di hati para pengunjung.

Doc Shopee© Doc Shopee

“ Program dari Indonesia bertajuk Java in Paris ini berjalan dengan sangat baik. Kita mendapatkan banyak sekali pengunjung dan jumlah penjualan juga meningkat. Produk fashion Indonesia menjadi produk yang paling diminati oleh pengunjung,” ungkap Valerie Chaleyssin, Direktur Marketing Le BHV Marais pada keterangan tertulis yang diterima Dream.

2 dari 4 halaman

UMKM Lokal Berpartisipasi

Sejumlah produk fashion lokal terutama batik, memang menjadi produk utama yang dipajang di etalase Le BHV Marais. Beberapa brand batik UMKM lokal yang berpartisipasi seperti Danar Hadi, Shiroshima, dan Batik Keris, mendapat lonjakan penjualan saat pameran berlangsung.

Selain batik, produk fashion UMKM lokal lainnya seperti tas anyaman juga menjadi barang favorit yang dibeli oleh para pengunjung.

Doc Shopee© Doc Shopee

Valerie juga menambahkan beragam pertunjukan kebudayaan Indonesia melalui workshop di Java in Paris juga berjalan dengan sukses, hingga menyita perhatian media lokal di Prancis.

“ Semarak kebudayaan Indonesia yang ditampilkan melalui beberapa workshop juga berjalan dengan sukses dan mengundang decak kagum banyak orang. Kami juga mendapatkan pemberitaan yang baik terutama saat acara pembukaan,” tambah Valerie.

 

3 dari 4 halaman

Kata Walikota Solo

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang membuka perhelatan Java in Paris mengatakan bahwa event ini menjadi pencapaian baru bagi budaya dan produk UMKM lokal agar bisa dikenal di pasar Eropa.

“ Melalui produk-produk UMKM ini, kita juga bisa memperkenalkan cerita dan nilai budaya, meskipun ini hanya sebagian kecil dari kekayaan budaya Indonesia yang begitu luar biasa,” jelas Gibran.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa acara yang diinisiasi oleh Shopee dan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Solo, KBRI Paris, dan Le BHV Marais ini menjadi pembuka jalan bagi UMKM lainnya yang juga membidik pasar luar negeri.

“ Karena jalannya sudah terbuka, nanti tinggal bagaimana nanti dari Pemkot Solo dan Shopee bisa mengakomodir dan mendampingi dari packaging, branding, dan lain-lain, biar teman-teman UMKM bisa naik kelas. UMKM lokal yang sudah masuk BHV ini bisa jadi contoh,” tambah Gibran

Selain pameran produk UMKM lokal, acara Java in Paris ini juga menyajikan berbagai workshop sebagai bagian dari rangkaian acara tersebut.

 

4 dari 4 halaman

Workshop Kebudayaan

KBRI Paris menggelar sejumlah workshop mulai dari workshop kopi nusantara, pertunjukan tari dan musik tradisional, workshop membatik, hingga pencak silat.

Ada pula beberapa pertunjukan tarian tradisional dari Sunda (Jawa Barat), Minangkabau hingga tarian Bali. Rangkaian workshop ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada warga Paris, Prancis.

“ Mereka antusias dan senang datang ke workshop ini karena banyak juga yang penasaran ingin melihat langsung dan merasakan pengalaman Indonesia di sini,” katanya Dethi Silvidah Gani, Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Paris pada keterangan yang sama.

Beri Komentar