7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Putus Cinta/ Foto: Shutterstock
Dream - Hubungan asmara tak selalu berjalan mulus. Masalah yang datang seringkali tak bisa diatasi, dan pasangan memiliki pendapat yang berbeda. Keputusan akhirnya harus diambil agar tak menyakiti satu sama lain.
Apapun penyebabnya, putus cinta pastinya akan dilalui dengan proses yang sulit. Sedih dan menyakitkan. Dalam kondisi patah hati, kita biasanya kehilangan nafsu makan.
Energi seakan hilang begitu saja. Beranjak dari tempat tidur saja seakan tak mampu, apalagi untuk mengunyah makanan. Mengapa demikian?
Melansir dari Delish.com, sebuah penelitian dari penulis Belanda, Gert Ter Horst, mengungka bahwa hal tersebut karena hormon yang rusak setelah putus cinta. Detak jantung lebih tinggi sehingga kadar kortisol dan adrenalin meningkat.
Alhasil, tubuh pun jadi kesulitan tidur dan sakit perut, sehingga jadi kehilangan nafsu makan. Saat putus cinta, tubuh seperti dalam mode bertahan hidup. Tubuh dalam stres tinggi, membuat saraf simpatik bekerja.
Rasa lapar pun jadi tidak diprioritaskan. Emosi jadi kacau-balau, dan bisa memengaruhi kebiasaan makan kita.
" Area otak yang bertanggung jawab atas emosi dan rasa sakit emosional juga mengatur bagaimana kita makan, kebutuhan kita akan makan, dan apa yang kita rasa," kata Horst.
Ketika rasa lapar mulai muncul jadi prioritas, makanan yang dipilih pun bisa jadi makanan yang berlemak. Alasannya, untuk menebus defisit kalori dan menurunkan tingkat oksitosin.
Tak heran bagi beberapa orang, saat putus cinta berat badannya turun drastis. Tentunya hal ini tak boleh dibiarkan. Bila berlangsung terlalu lama bisa berujung depresi yang bisa mengancam kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.
Jangan segan mencari pertolongan jika tenggelam dalam kesedihan. Bisa konsultasi dengan psikolog atau psikiater. Setiap orang berhak bahagia dan berharga, bukan?
Sumber: Diadona.id
Dream - Dalam menjalani hubungan, kita tentu paham adanya patah hati. Peristiwa terpisahnya dua insan yang pernah saling mencinta.
Patah hati merupakan risiko yang harus siap dialami seseorang. Karena belum tidak orang yang dicintai akan selamanya menjadi pasangan.
Tentu saja, pahit dan sakit rasanya mengalami patah hati. Tetapi, patut kita sadari itu bukanlah akhir kisah cinta.
Untuk yang sedang penjajagan menjadi jodoh, tak perlu larut dengan patah hati. Anggap saja dia bukan jodoh yang tepat.
Patah hati bisa juga dialami oleh mereka yang telah menikah. Penyebabnya, pasangan meninggal padahal sangat dicintai.
Ketika mengalami patah hati, segera pulihkan kondisi dengan membaca doa ini. Doa tersebut terdapat dalam hadis riwayat Imam Muslim, diajarkan Rasulullah Muhammad SAW kepada Ummu Salamah yang sedih karena sang suami meninggal dunia.

Allahumma'jurni fi mushibati wa akhlif li khoiran minha.
Artinya,
" Ya Allah, berilah kami pahala karena musibah ini dan gantilah untukku dengan yang lebih baik darinya."
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?