Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Mie instan seakan sudah menjadi makanan utama kedua setelah nasi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain mudah dalam proses pembuatan, rasa dan aroma yang lezat selalu menggoda setiap orang untuk mencicipinya.
Namun tahukan anda apa yang menjadikan mie instan asli Indonesia memiliki cita rasa yang berbeda? Bahkan sejumlah food blogger asing lebih menggunggulkan mie instan buatan Indonesia dibanding buatan negara lain seperti Jepang, Korea hingga Tiongkok
Tekstur kenyal mie instan buatan Indonesia memang tidak jauh berbeda dengan produk serupa buatan negeri tetangga. Namun yang membedakan adalah minyak yang mampu menimbulkan aroma khas pada mie instan dengan rasa tertentu.
Kekayaan kuliner tanah air yang kemudian ditransformasi dalam bentuk rasa pendukung mie instan juga menjadi salah satu kekuatan. Sejumlah produsen mie instan pun melihat hal ini sebagai suatu hal yang menjanjikan bagi bisnis mereka.
Tidak dapat dipungkiri jika sejumlah makanan khas tanah air seperti soto, rendang hingga bakso menjadi salah satu yang difavoritkan pecinta mie instan. Rasanya yang unik dengan taburan bawang goreng atau sayuran kering dan bumbu gurih menjadi 'godaan' utama dibanding produk mie instan produksi negara lain.
Selain itu kemasan mie instan yang kerap tampil dengan bahan pelengkap seperti telur, berbagai sayuran hingga potongan ayam seakan menjadi salah satu nilai jual tambahan. Meski difavoritkan oleh sebagian besar masyarakat, ada baiknya anda menjadikan makanan ini hanya sebagai selingan bukan sebagai makanan utama sehari-hari.
(Ism, Dari berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya