Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© 2025 Https://www.dream.co.id

Acara puncak perayaan berlangsung serentak di empat kota besar—Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya—dengan semangat mengajak generasi muda Indonesia untuk lebih dekat dengan buah-buahan lokal. Bukan sekadar perayaan, program ini menjadi wujud nyata komitmen Super Indo dalam mendukung gaya hidup sehat sejak usia dini.
“ Perjalanan panjang 28 tahun ini adalah bukti komitmen kami untuk senantiasa hadir lebih dekat dengan pelanggan, mitra, dan masyarakat. Sejalan dengan tujuan perusahaan, yaitu membuat makanan sehat mudah diakses kapan saja dan di mana saja, melalui ‘Rayakan Buah Lokal’ kami ingin memberikan pengalaman edukatif yang menyenangkan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan,” ungkap Donny Ardianta Passa, Vice President of Buying & Indirect Procurement Super Indo. Ia menambahkan, harapannya Generasi Alpha dapat tumbuh dengan kebiasaan sehat, mengenal buah lokal sejak dini, dan menjadikan pola hidup sehat sebagai gaya hidup mereka di masa depan.
Anak-anak yang ikut serta dalam program ini adalah Generasi Alpha, yakni mereka yang lahir antara tahun 2010 hingga 2025. Generasi ini tumbuh dalam era digital serba cepat, dengan akses teknologi yang membantu mereka mengatur pola hidup. Meski begitu, di balik segala kecanggihan teknologi, Generasi Alpha tetap membutuhkan kebersamaan, rasa memiliki, dan ikatan komunitas.
Inilah yang coba dijawab oleh Super Indo melalui program ini: bukan hanya memperkenalkan buah sebagai pilihan makanan sehat, tapi juga menciptakan momen kebersamaan yang penuh makna.
“ Kami memilih buah lokal karena Super Indo berkomitmen untuk ikut memajukan ekonomi lokal dengan menggandeng petani serta komunitas sekitar. Dari sisi pelanggan, kami juga memahami bahwa membangun kebiasaan mengonsumsi buah harus dimulai sejak dini. Karena itu, kampanye ini kami tujukan bagi anak-anak sekolah dasar, khususnya usia 7 hingga 8 tahun,” jelas Dewi Miranda, General Manager of Marketing Super Indo.
Ia menambahkan, harapannya makan buah bisa menjadi kebiasaan sehari-hari yang sama pentingnya dengan mengonsumsi karbohidrat dan protein. “ Kegiatan ini secara konsisten kami jalankan dari tahun ke tahun, untuk menginspirasi anak-anak sekaligus mendorong orang tua menanamkan pola konsumsi buah sejak dini,” lanjut Dewi.
Agar lebih menarik, program “ Rayakan Buah Lokal” dikemas dengan format interaktif. Anak-anak diajak mengikuti store tour, kuis, nutrition talk, hingga permainan seru yang membuat mereka lebih mengenal beragam buah lokal dengan cara yang menyenangkan. Momen makan buah bersama menjadi puncak acara, di mana ribuan anak secara serentak menikmati buah segar—simbol kebersamaan sekaligus ajakan untuk mencintai produk lokal.
Bagi Super Indo, ulang tahun ke-28 bukan sekadar perayaan perjalanan panjang. Momen ini dijadikan refleksi sekaligus penguat identitas perusahaan sebagai “ Better Place to Shop, Better Place to Work, Better Neighbor.” Dengan menggandeng anak-anak, orang tua, hingga petani lokal, Super Indo berupaya menciptakan ekosistem sehat yang saling menguatkan.
Lewat “ Rayakan Buah Lokal”, Super Indo ingin menunjukkan bahwa mendukung kesehatan generasi mendatang bisa dilakukan dengan cara sederhana, yakni makan buah lokal bersama-sama. Sebuah perayaan manis yang tak hanya menandai usia baru, tapi juga mempertegas komitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat Indonesia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya