Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Shutterstock
Dalam satu tahun terakhir, pandemi membuat semua aktivitas harus dilakukan di rumah aja. Oleh sebab itu, rumah perlu dibersihkan secara rutin agar sesuai dengan nilai-nilai "baiti jannati".
Untuk menciptakan #RumahBersihTerawat, semua perabotan dan barang-barang habis pakai perlu diperhatikan agar semua aspek di dalamnya menjadi halalan thayyiban. Kamu bisa mendapatkan semua informasi tentang cara membersihkan rumah Cuma di Cleanipedia. Gimana sih cara membersihkan rumah yang halalan thayyiban?

Nggak semua jenis sampah bisa dibuang begitu saja. Ada beberapa jenis benda habis pakai yang berpotensi merusak lingkungan namun ternyata masih punya nilai kegunaan yang lain.
Kardus bekas mie instan yang dibeli saat belanja bulanan bisa dimanfaatkan sebagai tempat bermain kucing peliharaan daripada harus berakhir di tempat sampah. Contoh lainnya bisa dilakukan adalah memanfaatkan botol air mineral bekas sebagai media tanam atau dikreasikan sebagai wadah penyimpanan alat tulis kantor.

Sudah menjadi rahasia umum jika barang manufaktur tak jarang menambahkan bahan kimia untuk produk yang digunakan sehari-hari. Salah satunya adalah produk sabun dan cairan pembersih lainnya.
Untuk menghindari kontaminasi dari bahan kimia tersebut, gunakan barang pengganti yang alami agar terjaga keamanannya. Salah satu cara yang bisa dipraktikkan adalah dengan menambahkan perasan jeruk nipis saat mencuci piring. Selain itu, gunakan produk yang minim alkohol untuk mandi dan mencuci baju.

Islam selalu mengajarkan untuk tidak berlebih-lebihan termasuk memanfaatkan sumber daya secara mubazir. Saat di rumah, penggunaan listrik dan air sering disepelekan hingga berujung mubazir.
Cara sederhana menghindari kemubaziran saat di rumah adalah dengan mematikan saklar lampu dan keran air saat tidak digunakan. Selain menghindarkan dari mubazir, kebiasaan sederhana ini juga bisa menghemat pengeluaran.
Makin hemat lagi jika menggunakan peralatan elektronik berdaya rendah dan mematikannya saat tidak digunakan. Satu lagi hal sederhana yang bisa dilakukan agar bisa hemat air, yaitu memanfaatkan air bekas wudhu untuk menyiram tanaman atau membersihkan kendaraan.
Kebersihan merupakan sebagian dari iman. Oleh sebab itu, dengan menerapkan cara membersihkan rumah yang halalan thayyiban maka telah melakukan aktivitas yang juga bernilai ibadah. Terlebih saat situasi mengharuskan untuk tidak keluar kemana-mana, maka #RumahBersihTerawat adalah kunci terciptanya “baiti jannati”
Untuk mendapatkan banyak informasi mengenai kebersihan rumah, cari aja di #Cleanipedia. Dijamin, kamu akan mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan agar tercipta #RumahBersihTerawat.
Mulai dari tips membersihkan rumah secara umum, merawat barang-barang yang ada di rumah, hingga cara mengelola perabotan yang kamu miliki di dalam hunian kamu. Semua yang kamu butuhkan ada di #Cleanipedia, kunjungi sekarang dengan klik di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya