Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) membenarkan pengadaan kendaraan dinas baru untuk para menteri kabinet kerja baru. Mobil dinas itu juga disediakan untuk pejaat setingkat menteri, ketua/wakil ketua MPR, DPR, dan DPD.
Dari hasil tender umum didapat pemenang PT Astra International Tbk-TSO. Mobil dinas para menteri/pejabat setingkat menteri serta pimpinan lembaga tinggi adalah Toyota Crown 2.5 HV G-Executive sebagai pengganti Toyota Crown Royal Saloon
Pemerintah beralasan pengadaan mobil dinas baru tersebut dilakukan karena kendaraan lama telah berusia lebih dari 10 tahun. Pengadaan terakhir dilakukan pada 2005 dan 2009.
“ Sebagian besar saat ini kondisinya sering mengalami kerusakan dan tidak efisien, serta tidak layak untuk dipergunakan bagi pejabat negara,” kata Asisten Deputi Humas Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Eddy, selama ini perawatan mobil dinas yang sudah lama digunakan menghabiskan biaya cukup tinggi. Peremajaan mobil dinas juga dilakukan dengan pertimbangan faktor keamanan dan keandalan.
Pengadaan mobil dinar menteri dan pejabat setingkat menteri ini dilakukan dengan menggunakan anggaran yang tersedia. Khusus untuk dua kendaraan VVIP Kepresidenan, Kemensetneg mengadakannya lewat sistem penunjukan langsung karena pertimbangan keamanan.
Sedangkan 101 unit kendaraan bagi para anggota kabinet 2019-2024 dan pejabat setingkat menteri, serta pimpinan lembaga negara, dilakukan melalui Sistem Tender Umum.
Dream - Para menteri baru yang nantinya dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan `tersenyum`. Para pembantu presiden itu kemungkinan akan mendapatkan mobil dinas baru dari pemerintah.
Kabar itu muncul setelah Sekretarit Negara menggelang lelang pengadaaan kendaraan menteri negara atau pejabat setingkat menteri. Lelang ini mematok paket senilai Rp152,54 miliar.
Paket lelang tersebut diketahui dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik, Rabu 21 Agustus 2019 yang dikutip dari situs lpse.kemenkeu.go.id.
Dalam penjelasannya, lelang telah dinyatakan selesai dilakukan. Dari nilai pagu paket yang ditawarkan senilai Rp152,54 miliar, paket dimenangkan oleh perusahaan yang menawarkan nilai rendah rendah yaitu Rp147.312.469.200.

Pengadaan mobil dinas menteri ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019
Pemenang dari lelang pengadaan mobil menteri atau pejabat setingkat menteri tersebut adalah PT Astra International Tbk. Peserta lelang diketahui berjumlah 41 perusahaan.
Sayangnya, tak dijelaskan mobil-mobil apa yang nantinya akan digunakan untuk mobil menteri.
Dream – Menjelang masa jabatan yang kedua, Presiden terpilih Joko Widodo kemungkinan bakal menumpangi mobil baru. Kementerian Sekretariat Negara saat ini tengah mengusulkan untuk meremajakan mobil berpelat nomor RI-1 karena kendaraan yang ada dianggap sering bermasalah.
Rencana peremajaan mobil RI-1 tersebut dibenarkan Kepala Biro Umum Kemsetneg, Piping Supriatna.
Menurut Piping, peremajaan dilakukan karena Mercedes-Benz S600 Guard merupakan lungsuran dari presiden sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dibeli pada 2007.
" Ya benar (peremajaan mobil dinas presiden)," kata Piping lewat pesan singkat, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 5 Juli 2019.
Dilaporkan mobil dinas yang selama ini dipakai Jokowi sudah tak lagi melaju mulus. Mobil mewah berwarna hitam tersebut pernah tertangkap mogok saat Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat di 2017.
Mobil RI-1 itu juga pernah mogok saat perjalanan menuju Pondok Pesantren Gontor Ponorogo.

Untuk usulan mobil baru RI-1, Piping mengatakan mendapat penawaran dari dua merek sedan mewah dunia. selain Mercedes-Benz yang selama ini dipakai presiden, produsen mobil asal Jerman BMW juga menawarkan unggulannya untuk dipakai sebagai kendaraan dinas RI-1.
BMW dikabarkan menawarkan BMW seri-7 Security Vehicle F02 untuk kendaraan dinas RI-1. Sementara Mercedes-Benz sudah menawarkan model terbaru namun masih dirahasiakan. Santer dikabarkan Mercedes-Benz yang dipakai masih tetap berasal dari seri S-Class.
Namun Piping belum mengetahui apakah usulan peremajaan mobil dinas RI-1 tersebut akan benar-benar dilaksanakan.
" Perkembangan lebih lanjut nanti akan disampaikan resmi oleh Kemsetneg. Sekarang kami masih koordinasi internal,” tutur dia.
(Sumber: Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya