Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Busi Mobil. (Foto: Shutterstock)
Dream – Busi menjadi perangkat penting untuk mesin dalam berkendara. Penggantiannya harus dilakukan secara berkala agar kinerja mesin selalu prima.
Kamu bisa menggantinya di bengkel atau sendiri.
Yang perlu diingat, memasang busi tak bisa sembarangan. Kamu memerlukan teknik yang tepat agar komponen pemercik api itu bisa bekerja dengan baik.
Dikutip dari OTO.com, Senin 25 Februari 2019, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Diko Octavian, mengatakan, kebanyakan orang selama ini berasumsi pengencangan harus sekeras-kerasnya. Padahal anggapan seperti itu salah dan membahayaka.
Banyak masalah yang mungkin terjadi kalau pengaplikasiannya tidak tepat. Dalam kasus terlalu kencang, ulir bisa rusak sehingga nantinya sulit dilepaskan. Yang paling parah bagian itu terpisah dari metal shell dan tertinggal di mesin.
“ Kalau sudah begini jadi susah. Harus dibubut, akhirnya merusak,” jelas Diko kepada OTO.
Menurut Diko, kondisinya berbeda kalau pemasangannya kurang kencang. Dampaknya performa pembakaran menjadi tak sempurna. Sehingga berujung pada rusaknya elektroda. Hal ini disebabkan kontak komponen kecil ini dengan kepala silinder tidak mencukupi, serta timbulnya panas abnormal.
Pemasangan yang benar sebaiknya pakai kunci momen. Namun, perangkat ini harganya terbilang mahal. Kalau kamu kurang suka mengotak-atik kendaraan sendiri, mungkin berpikir dua kali untuk membelinya. Meski begitu, ada trik mudah tanpa alat khusus, yakni lewat mengukur putaran.
“ Kalau bengkelnya mampu mungkin bisa beli kunci momen. Satunya itu sekitar Rp4 jutaan. Ukurannya lima macam. Jadi totalnya Rp20 jutaan,” kata dia.
Terdapat kriteria yang harus diperhatikan sebelum memakai metode ini, yakni: kondisi dan ukuran diameter ulir. Kedua poin ini bertujuan untuk mengetahui besarnya sudut putar.
Untuk busi 18 dan 14 mm, misalnya. Jika belum pernah digunakan, maka putarannya setengah atau 180 derajat, ditambah dua pertiga (240 derajat) guna memastikan. Beda dengan yang sudah dipakai, cukup 30 derajat.
“ Sebelum dikencangkan masukkan dan puntir busi dengan tangan sampai tidak bisa lagi. Atau gunakan selang yang size-nya sama. Pastikan tidak miring karena berisiko merusak komponen,” kata dia.
Untuk yang punya luas penampang 12 dan 10 mm, putarannya juga setengah atau 180 derajat. Tidak perlu dilebihkan seperti ukuran 18 dan 14 mm.
Bagi yang telah terpakai hanya 30 derajat. Setelan ini juga berlaku buat busi berdiameter 8 mm yang pernah dirapatkan. Tetapi bagi yang baru, cukup digerakkan hingga membentuk sudut 120 derajat.
“ Indikatornya bisa dilihat dari ukuran gasket (ring). Komponen ini mengecil saat dipasang karena tertekan. Range-nya antara 1,4 mm sampai 1,6 mm,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya