7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Shutterstock
Dream - Setiap harinya manusia menggunakan plastik sebagai wadah dari berbagai produk,. mulai dari bungkus makanan, bungkus bahan-bahan makanan, bungkus sanitary, bungkus skincare, hingga kosmetik.
Banyak orang yang mengira perjalanan sampah plastik ini sudah berakhir ketika masuk tempat pembuangan. Namun nyatanya, penjalanan sampah-sampah plastik ini sangatlah panjang. Bahkan butuh hingga ratusan tahun agar terurai.

Sayangnya, Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2018 menemukan tingkat kepedulian masyarakat terkait pengelolaan sampah hanya 28 persen.
Meningkatkan kesadaran konsumen akan isu lingkungan dari penggunaan produk kecantikan, Blibli mengajak pelanggannya mendaur ulang kemasan produk.

Blibli Cinta Bumi menghadirkan tiga lokasi drop box dimana pengunjung bisa menaruh kemasan kosong kosmetiknya.
Pengunjung pun mendapatkan insentif berupa token untuk bermain games menarik dengan hadiah berupa produk dan alat kecantikan.
Seluruh sampah kosmetik ini selanjutnya akan diolah kembali menjadi barang baru bersama mitra-mitra Blibli yang turut melibatkan komunitas perempuan, difabel, dan pengungsi, sesuai konsep sustainable business berbasis ESG oleh Blibli, yang dalam hal ini terkait dengan pemberdayaan komunitas.
Sebelumnya, selama tiga hari lalu Blibli di Surabaya X Beauty berhasil mengumpulkan lebih dari 12,000 kemasan produk kecantikan serta hampir 5.000 kardus kemasan produk kecantikan dari ribuan orang yang mengunjungi instalasi Blibli Cinta Bumi.
“ Blibli mengucapkan terima kasih atas antusiasme yang luar biasa dari para pengunjung, dan ini menjadi motivasi lebih bagi Blibli untuk terus memperluas dampak positif dari kampanye Blibli Cinta Bumi, sekaligus mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menjalankan gaya hidup yang eco-friendly secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujar Yolanda Nainggolan, VP Public Relations Blibli pada keterangan tertulis yang diterima Dream.
Bagi Blibli, upaya ini menjadi penting untuk memastikan kegiatan bisnis bisa memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan dari aspek-aspek yang termasuk di dalam ESG (Environmental, Social, and Governance).
Jika diterapkan secara strategis, prinsip ESG pun dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan efektivitas operasional, sehingga bisa terus tumbuh secara berkelanjutan, baik dari segi bisnis maupun pengaruhnya terhadap komponen di dalam ESG.
Saat ini, Blibli Cinta Bumi memiliki Blibli Cinta Bumi Collection Boxes yang berada di berbagai lokasi di Jabodetabek untuk mengumpulkan sampah kardus dan plastik.
Selain itu, Blibli Cinta Bumi juga mendorong pelanggan dan karyawan untuk mengumpulkan kardus dan plastik melalui kurir BES sebagai agen pengumpul sampah saat mengantar produk.
Sampah yang terkumpul dikelola kembali untuk didaur ulang menjadi filler material pengganti bubble wrap untuk membungkus produk yang dibeli di Blibli.
Selain itu, tiap 10 kardus yang dikumpulkan memiliki nilai 1 pohon yang akan Blibli tanam ke depannya.
Upaya penanaman pohon ini pun sudah dimulai sejak tahun 2021 melalui penanaman 1.000 pohon di Rembang, Jawa Tengah.
Kampanye ini juga menyediakan laman khusus untuk mengedukasi pelanggan akan pentingnya gaya hidup yang eco-conscious sekaligus mengajak pelanggan untuk terlibat langsung dalam kampanye Blibli Cinta Bumi.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?