Satelit Starlink Milik Elon Musk Bantu Drone Ukraina Lumat Tank Rusia

Reporter : Sugiono
Rabu, 23 Maret 2022 14:35
Satelit Starlink Milik Elon Musk Bantu Drone Ukraina Lumat Tank Rusia
Satelit Starlink milik Elon Musk dilaporkan membantu drone militer Ukraina dalam menghancurkan tank dan truk pengangkut pasukan Rusia.

Dream - Perang antara Rusia dan Ukraina masih saja berkecamuk. Perang yang seharusnya singkat malah jadi berlarut-larut.

Tidak hanya itu, perang tersebut juga menyeret sebagian tokoh publik untuk ikut terlibat. Salah satunya bos SpaceX, Elon Musk.

Baru-baru ini satelit Starlink milik SpaceX dilaporkan membantu drone militer Ukraina dalam menghancurkan tank dan truk pengangkut pasukan Rusia.

1 dari 3 halaman

Seorang ahli pengintaian udara negara itu mengklaim pasukan Ukraina telah mengoperasikan drone khusus yang dilengkapi kamera termal.

Dengan kamera yang bisa mendeteksi panas tersebut, drone pasukan Ukraina bisa mengetahui kendaraan Rusia di malam hari.

Tidak hanya kamera termal, drone tersebut juga dilengkapi dengan granat anti-tank yang bisa dilontarkan dari jarak jauh.

" Agar drone yang dilengkapi kamera termal bisa melihat di malam hari, maka harus terhubung melalui Starlink ke unit artileri untuk mengunci target secara presisi," kata ahli tersebut kepada Times of London.

2 dari 3 halaman

Invasi Rusia ke Ukraina telah mengakibatkan pemadaman listrik yang meluas. Hal ini membuat pengguna Internet di negara itu harus menggunakan Starlink.

Bulan lalu, Musk mengirim terminal Starlink ke Ukraina atas permintaan Wakil Perdana Menteri Ukraina Mykhailo Fedorov.

Terminal satelit Starlink yang dikirim Elon Musk ke Ukraina.© SpaceX

Terminal tersebut memberikan layanan Internet broadband yang akan menjaga kota-kota di Ukraina tetap terhubung.

3 dari 3 halaman

Selain itu koneksi Internet dari Starlink akan membuat layanan darurat tetap berjalan jika terjadi pemadaman.

Namun Musk mengingatkan sinyal satelit Starlink justru bisa membahayakan seiring meningkatnya pemboman oleh Rusia di kota-kota besar Ukraina.

" Peringatan penting: Starlink adalah satu-satunya sistem komunikasi non-Rusia yang masih berfungsi di beberapa bagian Ukraina, jadi kemungkinan menjadi sasaran tinggi," cuit Musk awal bulan ini.

Sumber: NYPost

Beri Komentar