Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber Foto: Doha News)
Dream - Menjalani perjalanan panjang dengan maskapai penerbangan bisa sangat membosankan, terutama jika memakan waktu lebih dari tujuh jam. Mati gaya, jenuh dan gelisah melanda. Seakan perjalanan tak ada hentinya.
Hal itu sebenarnya bisa diatasi jika kalian pintar-pintar memanfaatkan barang bawaan dan menggunakan fasilitas di pesawat. Salah satunya layanan WiFi saat pesawat tengah mengudara.
Yup, kamu bisa internetan sambil terbang ke tempat tujuan. Itu yang dirasakan Jurnalis Dream Cynthia Amana Male saat menepuh perjalanan dari Jakarta menuju Zurich (Swiss)--transit di Doha--dengan total jarak 11.143 kilometer dan memakan waktu sekitar 15 jam.
Menumpang pesawat Boeing milik Qatar Airways. Ya, ini salah satu maskapai yang menyediakan fasilitas WiFi, yang sejatinya menjadi kebutuhan dasar traveler milenial.
Namun perlu diingat, kita hanya bisa menyalakan ponsel sudah ada aba-aba baik dari cabin sign, pengumuman dari awak kabin ataupun informasi (text) yang tertulis di monitor TV.
Sesaat akan terbang dan take off ponsel, peralatan komunikasi dan alat elektronik lainnya tetap harus dimatikan.
Beberapa saat setelah terbang nanti ada informasi kapan diperbolehkan menyalakan ponsel kita. Nah pada saat itulah ponsel bisa tersambung ke internet melalui koneksi WiFi yang ada di dalam kabin.
Kamu bisa menikmati fasilitas WiFi gratis selama 30 menit dengan memasukkan alamat e-mailmu. Jika mau tersambung non stop selama penerbangan, kamu harus membayar. Cara pembayarannya dengan kartu kredit.
© Dream

Koneksinya lumayan lancar untuk dipakai bertukar pesan di WhatsApp saat pesawat berada di langit Kuala Lumpur. Namun, jika digunakan untuk kirim foto cukup lemot dan mudah error.
Ya setidaknya bikin penerbangan tidak membosankan, karena bisa terus setiap saat tersambung melalui berbagai layanan messenger dan media sosial dengan siapa saja yang waktu itu jaraknya terpisah ribuan meter dari kamu.
Mereka ada di darat, sedangkan kamu saat itu jauh ribuan meter di atas langit, sedang duduk di kursi pesawat. Lumayan seru sih!
Yang bikin penerbangan makin nyaman adalah tampilan kabin serba ungu. Membuat mata segar melihatnya. Ruangannya pun cukup luas. Terdapat 9 kursi yang terbagi 3 kolom dalam sebaris.
Saat duduk maupun berjalan, kaki maupun bawaanmu aman dari senggolan. Di sini kamu juga bisa menikmati hiburan seperti film atau musik dengan ukuran TV yang cukup besar.
Saat menonton, kamu tetap bisa melihat posisi pesawat dari layar TV di bagian tengah. So, jadi gak bosen-bosen banget lah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya