7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Shutterstock
Dream - Mi instan telah menjadi kudapan favorit banyak orang. Selain lezat, makanan ini juga sangat praktis dan cepat disajikan.
Belum lama ini beredar hidangan mi instan yang dimakan bersama nasi. Tak lama setelah viral, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (Indofood CBP) meluncurkan Pop Mie PaNas 'Pake Nasi'.
Produk terbaru ini lahir dari budaya makan mi bersama nasi yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia. Bahkan muncul anggapan " belum kenyang kalau belum makan nasi" bagi sejumlah orang.

" Sebagian konsumen banyak yang mengonsumsi mi dengan nasi. Perpaduan ini sudah menjadi kebiasaan atau informal culture di masyarakat. Contohnya mie bakso, magelangan dan soto mie bogor yang dimakan bersama nasi," ujar Vemri Veradi Junaidi, Senior Brand Manager Pop Mie, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk di Jakarta, Senin 2 November 2020.
Pop Mie PaNas 'Pake Nasi' hadir dalam varian rasa soto ayam yang dilengkapi dengan nasi. Inovasi nasi pada produk ini terbuat dari beras asli yang hanya tinggal diseduh dengan air panas selama 3 menit.
Meski begitu, konsumsi nasi dan mi instan secara bersamaan tentunya menimbulkan kekhawatiran. Keduanya merupakan sumber makanan yang kaya akan karbohidrat.
Vemri menyebut Pop Mie PaNas 'Pake Nasi' sudah dirancang sesuai takaran gizi yang mengikuti standar keamanan pangan. Produk ini juga sudah lulus uji BPOM dan sertifikasi halal MUI.
" Inovasi yang kami buat sudah disesuaikan dengan takaran. Nasinya ini hanya sebagai topping untuk mi. Jadi perbandingannya 30 persen nasi dan 70 persen mi," jelas Vemri.

Dibanderol seharga Rp5 ribu per cup, Pop Mie PaNas 'Pake Nasi' juga mampu mencukupi sedikit kebutuhan gizi manusia per hari. Mi instan tetap aman jika tidak dikonsumsi secara berlebihan.
" Produk ini total kalorinya 350 kkal, sekitar 1/6 dari total kebutuhan kalori harian. Sementara untuk proteinnya 7 gram atau 1/10 dari total kebutuhan protein harian," papar Prof. Dr. Ir. Hardinsyah MS, Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia (Pergizi Pangan).
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?