Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shania Suha Marwan
Dream - Sebagian masyarakat Indonesia masih menggunakan standar untuk mengukur kecantikan. Padahal, setiap perempuan punya kecantikannya tersendiri.
Karena itulah, Luna Maya, yang memiliki brand kecantikan Nama Beauty, merasa penting bagi setiap perempuan untuk merasa cantik dengan apa yang mereka miliki.
“ Pasar Indonesia itu sudah terbentuk dengan berbagai macam iklan yang selama ini ada, bahwa cantik itu putih, cantik itu rambut panjang yang hitam, dan a, b, c, d, yang sudah kita tahu lah,” ungkap Luna Maya, dalam konferensi, Kamis 6 Oktober 2022.
Namun, sebenarnya Luna Maya tidak ingin mengikuti standar kecantikan yang ada di Indonesia, karena menurutnya semua orang punya cantiknya masing-masing.
“ Cerah itu bukan putih, wajah kita kalau cerah kalau dirawat mau putih, mau dia cokelat, mau sawo matang, dia akan cerah dia akan glowing dengan warna kulitnya masing-masing,” menurut Luna Maya.

Bagi Luna, yang penting bukan memiliki paras cantik seperti orang lain, tapi bagaimana cara seseorang menerima kecantikannya sendiri.
Caranya adalah dengan menerima dan merawat diri sendiri. Dengan menerima diri sendiri, tambah Luna, dapat menambah tingkat kepercayaan diri seseorang.
“ Dengan kita merawat diri, yakin dengan apa yang kita punya, dan kita menjadi seorang yang PEDE, karena kita sadar bahwa setiap individu itu berbeda-beda, terutama warna kulit dan etnik,” ungkap Luna Maya.
Sehingga, lewat Nama Beauty, Luna memperkenalkan tiga brand ambassador yang dapat mewakili #StayReal.

Ketiga orang yang dipilih Nama untuk menjadi Brand Ambassador atau New Faces of #StayReal, yaitu Sintya Marisca mewakiii Nama Personal Care, Rebecca Klopper untuk Nama Skin, dan Mawar de Jongh sebagai wajah Nama Makeup.
“ Melalui #StayReal, kami berupaya untuk merangkul seluruh individu dari berbagai kalangan masyarakat untuk mencintai diri mereka, menjadi diri mereka yang sesungguhnya, mengetahui potensi diri mereka, mengembangkan potensi tersebut yang berujung bisa menjadi inprirasi bagi sesama,” kata Luna Maya, Founder & CEO NAMA.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya