Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hindari Minuman Tinggi Gula Saat Stres (Foto: Shuttterstock)
Dream - Saat sedang stres, orang-orang pertama kali akan berpikir untuk mengkonsumsi sesuatu yang manis. Tetapi alih-alih memberi dampak baik, gula dapat meningkatkan kortisol atau hormon stres dalam tubuh.
Hampir semua orang bisa merasakan kesenangan saat mengkonsumsi es krim, jika berada dalam situasi stres. Otak melepaskan beberapa bahan kimia ketika seseorang sedang stres yang mengarah pada keinginan untuk mengkonsumsi makanan tersebut.
Orang juga cenderung makan banyak ketika mereka berada di bawah tekanan atau trauma. Kebiasaan makan karena stres dan emosi yang tak stabil ini sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Para ahli mengatakan bahwa makanan berlemak tinggi menyebabkan obesitas, masalah terkait jantung dan beberapa masalah lainnya.
Dilansir dari Food NDTV, berikut adalah daftar makanan yang garus dihindari saat stres. Jika dikonsumsi terus-menerus, malah akan meningkatkan level stres dan membut tubuh lebih berisiko mengalami masalah kesehatan.

Kopi sering dikonsumsi untuk meningkatkan energi secara cepat dan berpengaruh pada produktivitas seseorang. Tetapi para ahli mengatakan, asupan kafein yang berlebihan mungkin memiliki efek yang berlawanan dan selanjutnya dapat mengintensifkan perasaan stres dan kecemasan.
Banyak pikiran, pekerjaan menumpuk dan kamu lalu ingin es teh manis, donat atau sepotong kue cokelat? Keinginan untuk makan makanan manis memang cenderung muncul saat orang sedang stres.

Tak masalah makan makanan manis, tapi cari yang sehat. Misalnya, irisan melon dingin, pepaya, mangga atau mungkin smoothies dengan campuran berbagai macam buah.
Lebih baik cari sumber manis alami. Mengonsumsi makanan kaya gula putih dapat meningkatkan kortisol, yaitu hormon yang dapat menyebabkan masalah tidur dan penurunan respon imun.

Tidak ada yang bisa menyangkal fakta bahwa junk food tidak memiliki nilai gizi. Karena dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula serta tekanan darah, yang selanjutnya dapat meningkatkan risiko inflamasi dan darah tinggi.
Laporan Raissa Anjanique
Dream - Penerapan social distancing (penjagaan jarak sosial) masih terus diberlakukan dan tampaknya bakal diperpanjang hingga April 2020 mendatang. Sebisa mungkin, Sahabat Dream tidak keluar rumah jika tak mendesak.

Untuk belanja bahan makanan, sebaiknya dilakukan satu kali dalam seminggu atau dilakukan secara online demi mengurangi risiko penularan Covid-19.
Kondisi ini sudah berjalan lebih dari dua pekan. Tak dipungkiri, hanya di rumah saja membuat perasaan jadi bosan, suntuk, bahkan gelisah dan cemas, apalagi dengan banyaknya berita soal Covid1-19.
Dalam kondisi seperti sekarang, penting untuk memperhatikan asupan sehari-hari. Perubahan pola makan atau mengonsumsi makanan tertentu dapat membawa perubahan pada struktur otak kita, baik secara kimia maupun fisiologis.
“ Selain mood, kesehatan dan imun tubuh pun juga otomatis akan terpengaruh dari apa yang kita makan karena faktanya adalah 70% sel imun tubuh bersumber dari sistem pencernaan, jadi ketika sistem pencernaan sehat otomatis imun tubuh jadi kuat” ungkap Nourmatania Istiftiani, selaku Scientific dari FibreFirst, dikutip dari rilis yang diterima Dream.
Nah, berikut adalah beberapa jenis makanan yang bisa kamu konsumsi di rumah, selain untuk tingkatkan mood juga untuk tingkatkan imun tubuh.
Sarapan dengan Oat dapat memperbaiki suasana hati dan meningkatkan mood. Kita dapat mengonsumsinya dengan menambahkan susu atau yogurt, dan beragam kacang-kacangan serta buah-buahan. Dalam 8 sendok makan oat yang belum diolah (80 gram) mengandung 8 gram serat.

Sebuah studi menunjukkan dengan mengonsumsi 1.5-6 gram serat saat sarapan dapat memiliki mood dan level energi yang lebih baik. Hal ini disebabkan serat dapat menjaga kestabilan kadar gula darah, yang penting untuk menjaga mood dan rasa marah. Selain itu, oat juga mengandung zat besi sehingga membantu mencukupi asupan zat besi dan mencegah anemia defisiensi besi. Saat kita mengalami anemia defisiensi besi, kita akan merasakan gejala seperti kelelahan, lesu, juga gangguan mood.
Produk olahan susu ini dibuat dengan cara fermentasi dan mengandung probiotik, yang termasuk bakteri baik di sistem pencernaan dan dapat meningkatkan hormon serotonin. Peran hormon serotonin sangat penting dalam mengelola mood atau suasana hati, termasuk mencegah depresi.

Faktanya, 90% hormon serotonin diproduksi oleh kumpulan bakteri baik di pencernaan dan banyaknya bakteri baik juga menjadi indikator untuk pencernaan yang sehat. Selain itu, bakteri baik di pencernaan juga berperan penting dalam kesehatan otak dan menurunkan tingkat depresi. Studi menunjukkan Jadi dapat dikatakan bahwa pencernaan yang sehat akan memberikan efek yang positif terhadap mood.
Konsumsi buah dan sayuran berhubungan dengan penurunan tingkat depresi. Meskipun mekanismenya belum diketahui secara pasti, namun konsumsi makanan yang tinggi antioksidan membantu untuk mengurangi peradangan yang berhubungan dengan timbulnya depresi dan gangguan mood.

Selain itu, karena buah dan sayuran juga tinggi akan serat yang dapat mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan pencernaan karena dapat menjadi prebiotic yang dapat meningkatkan jumlah bakteri baik di pencernaan. Saat sistem pencernaan sehat, mood akan menjadi lebih baik, dan imun tubuh pun akan secara optimal membuatmu kebal terhadap penularan virus atau penyakit.
Pastikan konsumsi sayur dan buah dan buah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan serat. Bisa juga menambah asupan suplemen serat seperti FibreFirst yang mengandung serat premium.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya