Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Es Kopi
Dream - Kebiasaan setiap orang berbeda-beda, khususnya ketika mengawali hari. Ada sebagian orang yang terbiasa mengawali hari dengan kopi. Dalam bulan Ramadan, ritual ini tentunya harus dilakukan penyesuaian.
Bagi Sahabat Dream penyuka kopi, tak bisa meminumnya pagi hari. Kopi memiliki kandungan kafein yang bisa berdampak pada naiknya asam lambung. Jika Sahabat Dream salah waktu dalam mengkonsumsi kopi saat sedang berpuasa, bisa-bisa asam lambung naik.
Untuk itu harus cari tahu waktu dan cara yang tepat mengonsumsi kopi saat bulan puasa. Hal ini membuat JumpStart Coffee, penyedia layanan mesin kopi pintar otomatis, memberikan trik minum kopi nyaman saat Ramadan.
1. Minum kopi setelah makan khususnya saat sahur
Mengutip Ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Perdana Samekto, minum kopi pada bulan puasa tidak dilarang, namun harus dipastikan melakukan makan besar terlebih dahulu baru untuk mencegah naiknya asam lambung. Untuk itu, kopi dapat dikonsumsi setelah berbuka puasa maupun setelah sahur. Agar manfaat kafein dapat bekerja lebih tepat, minum kopi setelah sahur adalah waktu yang pas sebelum memulai hari produktif seharian.
2. Konsumsi dalam jumlah wajar
Seperti yang dilansir dalam Food and Drug Administration, orang dewasa dapat mengonsumsi hanya 400 miligram kafein atau setara empat hingga lima cangkir kopi sehari. Untuk itu, cukup mengonsumsi satu gelas di saat waktu berbuka dan sahur ataupun salah satunya. Jadikan aktivitas berpuasa sebagai salah satu sarana untuk mengatur konsumsi kopi harian yang wajar bagi tubuh.
Menunggu waktu berbuka, minuman kopi maupun non-kopi yang telah dibeli sebaiknya disimpan dalam kulkas terlebih dahulu sembari menunggu waktu konsumsi. Hal ini berbeda dari kopi bubuk atau biji kopi karena dalam minuman kopi telah tercampur bahan lain seperti air, susu, dan gula yang sebaiknya disimpan dalam kulkas untuk menjaga kualitas rasa dan tidak terkontaminasi suhu ruangan.

JumpStart Coffee juga mengembangkan inovasi smart coffee vending machine atau yang disebut sebagai JumpStart Smart Coffee Bar. Tersedia layanan pemesanan kopi yang contactless lengkap dengan sistem pembayaran digital yang cashless.
" Melalui JumpStart Smart Coffee, pengguna dapat menikmati minuman kopi maupun non-kopi favorit mereka dengan lebih aman, higienis dan sangat terjangkau mulai dari Rp10.000 per gelas. Ke depannya, kami akan menghadirkan inovasi produk dan teknologi yang menarik demi memenuhi kebutuhan masyarakat terutama untuk minum kopi yang aman dan nyaman selama bulan Ramadan,” kata Brian Imawan, CEO JumpStart Coffee dalam keterangan tertulisnya.
Dream - Meski jarang diperhatikan, kesehatan gigi sangat berpengaruh pada keseluruhan penampilanmu. Gigi dan gusi kurang sehat akan mengganggu penampilanmu ketika harus berkomunikasi dengan orang lain.
Salah satu hal yang kerap mengganggu penampilan adalah gigi kuning. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi. Mulai dari sering mengonsumsi makanan atau minuman tertentu hingga faktor genetik.
Terlepas dari berbagai penyebab tersebut, kamu bisa mencegah dan mengatasi gigi kuning dengan beberapa cara yang dilansir dari Healthline berikut ini.
Jarang menyikat gigi merupakan salah satu penyebab gigi kuning. Terutama, jika kamu sering mengonsumsi makanan atau minuman penyebab gigi kuning seperti kopi dan teh.
Sikatlah gigi dengan cara yang benar selama 2 menit agar tetap bersih, sehat dan tidak mudah menguning. Lakukan 2-3 kali sehari setelah makan dan sebelum tidur serta gunakan sikat gigi berbulu halus agar gusi tidak mudah terluka.

Campuran sesendok makan baking soda dan dua sendok makan hidrogen peroksida dapat dijadikan sebagai pasta gigi yang mampu memutihkan gigimu. Kamu juga bisa menggunakan campuran baking soda dan air.
Penelitian pada 2012 menyatakan bahwa pasta gigi yang mengandung kedua bahan tersebut dapat membuat gigi lebih putih dalam 6 minggu. Kandungan tersebut juga diklaim aman untuk kesehatan gigi.
Cuka apel
Gunakan campuran dua sendok teh cuka apel dan 6 ons air untuk berkumur selama 30 detik sebelum menyikat gigi. Kumur dengan cuka apel diklaim dapat membuat gigi lebih putih.
Namun, campuran ini tidak disarankan untuk digunakan secara rutin karena dapat merusak email gigi dan membuatnya mudah keropos serta sensitif. Maka, berhati-hatilah ketika ingin menggunakannya.

Ketiga bahan ini diklaim mengandung asam sitrat yang mampu memutihkan gigi. Gosok gigi menggunakan ketiga bahan ini selama 2 menit sebelum menggosok gigi.
Sama seperti cuka apel, jangan gunakan ketiga bahan ini terlalu sering karena dapat merusak email gigi. Lakukanlah ketika merasa gigi mulai menguning atau sehabis mengonsumsi minuman maupun makanan tertentu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya