Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Telur Sumber Protein Tinggi (Foto: Shutterstock)
Dream - Protein merupakan sumber nutrisi penting untuk membangun otot dan jaringan lainnya serta membuat tubuh lebih berenergi. Tak hanya bermanfaat secara fisik tapi juga psikologis.
Awam diketahui jika protein sangat dibutuhkan untuk kerja hormon. Suasana hati dan pikiran kita sangat dipengaruhi oleh kondisi hormon ini. Untuk itu pastikan dalam menu harian Sahabat Dream terdapat sumber protein tinggi. Seperti telur, ikan, daging, ayam, ikan atau kacang-kacangan.
Lalu seberapa banyak protein yang kita butuhkan dalam sehari? Dokter Juwalita Surapsari, seorang pakar gizi memberi tahu perhitungan asupan protein harian yang harus dipenuhi.
" Dalam sehari kebutuhan protein setiap orang itu berbeda-beda. Tapi secara umum kira-kira kalo protein itu 2-4 porsi sehari. 1 porsi kira-kira satu paha ayam ukuran 40 gram, ikan 40 gram, daging 35 gram itu pada orang yang normal," kata Juwita saat ditemui di Jakarta baru-baru ini.
Perlu diketahui bahwa kebutuhan protein harian setiap orang berbeda-beda tergantung pada berat badan, jenis kelamin, tinggi badan dan jenis aktivitas yang dijalani sehari-hari.
Asupan protein yang dibutuhkan bisa lebih tinggi, pada mereka yang melakukan aktivitas fisik yang berat. Seperti atlet atau mereka yang sedang dalam masa pemulihan. Jika tubuh kekurangan protein dampaknya akan terasa lemas, sakit kepala, emosi yang tidak stabil, insomnia, serta gelisah.
(Sah, Laporan Ratih Permata Sari)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya