Sukses sebagai Content Creator, Inilah Cerita Kartini yang Merupakan Tulang Punggung Keluarga

Reporter : Gloria
Rabu, 9 November 2022 08:27
Sukses sebagai Content Creator, Inilah Cerita Kartini yang Merupakan Tulang Punggung Keluarga
Dalam usahanya meringankan beban orang tua, ia nekat untuk merantau ke Jakarta dan mencari pekerjaan di sana.

Menjadi seorang tulang punggung keluarga sudah pasti sangat sulit untuk dijalani. Sebab, hal ini berarti harus membiayai kehidupan diri sendiri dan seluruh anggota keluarga. Hal inilah yang dialami oleh Kartini, seorang gadis berusia 20 tahun.

Dalam usahanya meringankan beban orang tua, ia nekat untuk merantau ke Jakarta dan mencari pekerjaan di sana. Bahkan ia harus menjalani pekerjaan pertamanya sebagai buruh di sebuah pabrik. Ia mencoba peruntungan karena iba dengan ayahnya yang berprofesi sebagai penarik becak. Akan tetapi, upah yang diterimanya belum cukup untuk memenuhi kebutuhannya dan membantu keluarganya di kampung halaman.

Sukses sebagai Content Creator, Inilah Cerita Kartini yang Merupakan Tulang Punggung Keluarga© Foto dok. pribadi Kartini

Mencari Usaha Sampingan yang Menguntungkan

Meski setiap hari banting tulang untuk bekerja, namun penghasilan yang diterima oleh Kartini masih dirasa kurang dan nggak mencukupi kebutuhan ia dan keluarga. Untuk itu, ia pun terus mendorong diri untuk mencari pekerjaan sampingan agar dapat meringankan beban orang tuanya di kampung. Salah satunya yakni dengan menjual produk skincare. Namun, lagi-lagi hasilnya tidak seberapa dan Kartini pun jadi tidak punya waktu istirahat. Impiannya untuk membiayai keluarga belum kunjung berhasil.

Pantang menyerah, Kartini mencoba cara lain, yaitu mencoba bergabung dengan Shopee Affiliates Program. Ia mulai membuat konten-konten rekomendasi fashion di media sosial, memasukkan link produk yang direkomendasikannya, kemudian dari situ mendapatkan komisi dari Shopee Affiliates.

Kartini merasa bahwa menjadi seorang affiliate memang membutuhkan waktu, pikiran, dan juga kesabaran yang sangat tinggi untuk membuat sebuah konten. Terlebih, profesi ini masih terbilang baru baginya dan butuh penyesuaian yang mendalam.

Kini Dirinya Memiliki Penghasilan yang Luar Biasa

Meski semua hal yang dilakukannya membutuhkan usaha yang ekstra, namun Kartini tetap nggak patah semangat dan terus bertekad tinggi agar bisa mencapai impiannya. Ia pun menuangkan seluruh passion dan ketekunan yang ia miliki pada setiap pekerjaan yang dijalani, salah satunya dengan menjadi affiliate.

Akan tetapi, siapa yang menyangka bahwa penghasilan dari kerja kerasnya sebagai seorang affiliate melebihi ekspektasinya. Penghasilan pertama yang ia dapatkan hampir setara dengan gaji pokok bulanannya sebagai karyawan pabrik, tentunya dengan waktu kerja yang lebih fleksibel. Setelah setahun bergabung sebagai seorang Shopee affiliate, setiap bulannya, Kartini mampu memiliki penghasilan yang puluhan kali lipat lebih besar dari pekerjaannya dulu.

Kartini Bahkan bisa Merenovasi Rumah Orang Tuanya

Sukses sebagai Content Creator, Inilah Cerita Kartini yang Merupakan Tulang Punggung Keluarga© Foto dok. pribadi Kartini

Sejak bergabung menjadi Shopee affiliate, Kartini jadi bisa mewujudkan harapannya untuk menjadi tulang punggung keluarga. Tak hanya membiayai kehidupan sehari-hari keluarganya, Kartini juga sudah merenovasi rumah orang tua di kampung halaman dengan penghasilannya dari Shopee Affiliates Program.

“ Setelah satu tahun fokus menjadi Shopee affiliate, sudah banyak sekali dampak positif yang aku rasakan, termasuk merenovasi rumah orangtua di kampung halaman. Penghasilanku kini juga memungkinkan aku untuk menabung demi masa depan. Tapi sepertinya manfaat yang paling berarti bagiku adalah jadwal bekerja yang sangat fleksibel sehingga aku bisa mengatur jadwal sendiri dan dapat menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga,” tutur Kartini.

Berkat program ini pula, Kartini jadi menemukan kegemarannya di bidang fashion yang sekarang berguna sekali bagi karirnya sebagai seorang content creator. Ia bahkan mengatakan bahwa menjadi seorang Shopee Affiliates bisa membantunya untuk merintis bisnisnya sendiri yang fokus menjual produk fashion. Sehingga, hasil dari penjualannya tersebut bisa dimanfaatkan kembali untuk membuka bisnis fashion lainnya bersama sang ibu tercinta.

Beri Komentar