AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
(Sumber Foto: Dokumentasi So Good)
Dream - Indonesia melalui PT So Good Food Indonesia mengekspor Susu Real Good ke pasar ASEAN, salah satunya Myanmar.
Pelepasan ekspor perdana dilakukan Wakil Bupati Boyolali, M Said Hidayat di pabrik susu Real Good di Boyolali, Jawa Tengah, Rabu 3 April 2017.
" Ekspor ini merupakan langkah penting untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di Boyolali. So Good menyerap sebagian besar susu dari KUD dan tenaga kerjanya 70 persen dari masyarakat sekitar," ujar Said dalam keterangan tertulis.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita mengapresiasi langkah perusahaan.
Menurutnya, keberhasilan So Good masuk di pasar Myanmar merupakan salah satu bukti bahwa Indonesia diakui dari segi keamanan dan kualitas produk susu di pasar internasional.
" Mengekspor produk susu bukanlah hal yang mudah karena selain harus menghadapi persaingan global dengan negara produsen susu Eropa, Amerika, Selandia Baru dan Australia yang dikenal menghasilkan susu kualitas tinggi, juga harus sesuai dengan peraturan Perdagangan Internasional (WTO) dan harus sesuai dengan standar SPS (Sanitary PhythoSanitary) negara pengimpor serta memenuhi persyaratan jaminan keamanan pangan internasional (Codex Alimentarius)," katanya.
So Good merupakan pioner susu kemasan dalam kemasan tetrapack dengan bentuk bantal dengan brand Real Good. Setelah lebih dari 11 tahun merajai pasar Indonesia, kini susu tersebut akan dikenalkan di Myanmar sebagai langkah pertama untuk masuk di pasar ASEAN.
" Ekspor akan dipenuhi dari pabrik di Boyolal. Produk susu yang diekspor diproses dengan proses UHT (Ultra High Temperature) dan susu segarnya merupakan hasil sinergi dengan KUD setempat," ujar Head of Manufacturing So Good, Roy Heru Wibowo.
Produk susu tersebut dikemas dalam kemasan tetrapack yang hiegenis dan modern. Kemasan tersebut memungkinkan produk akan terjaga kualitasnya sehingga bisa bertahan dalam suhu ruangan selama 6 bulan.
" Ekspor ini merupakan tonggak awal PT So Good untuk menembus pasar mancanegara. Upaya juga merupakan bagian untuk mempromosikan produk indonesia sehingga dapat dikenal di mancanegara." imbuhnya.
Ekspor tersebut tidak hanya mendorong dikenalnya produk dalam negeri tetapi juga peluang untuk meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah di Indonesia khususnya di Boyolali. Hal tersebut dikarenakan ekspor yang dilakukan So Good sepenuhnya didukung oleh produksi susu petani di Boyolali dan sekitarnya.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli