Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Remaja 15 tahun di Timarpur, Delhi Utara, India, diketahui mentrasfer dana dari rekening tabungan pensiun kakeknya sampai habis. Dia menggunakan dana itu untuk bermain game online PUBG (Player Unknown Battle Ground).
Selama dua bulan, remaja itu menstranfer uang dengan total 2,34 lakh (234.000, 1 lakh=100.000) rupee, setara Rp47,6 juta, dari rekening kakeknya berusia 65 tahun.
Selama itu pula, sang kakek tidak tahu. Masalah kemudian terbongkar setelah kakek itu menerima pesan lewat ponsel.
Pesan itu berisi pemberitahuan ada debit sebesar 2.500 rupee, setara Rp508 ribu dari rekeningnya.
Dia segera menuju bank untuk memastikan pemberitahuan tersebut. Jawaban yang didapat dari bank mengejutkan, karena rekeningnya telah melakukan transfer dengan total 2,34 lakh rupee.
Si kakek lalu menanyakan hal itu ke cucunya. Remaja tersebut malah mengarang cerita dengan mengatakan rekening kakeknya sudah diretas.
Kakek itu lalu melapor ke polisi dan menyatakan tidak pernah melakukan transfer uang dengan nilai sebesar itu.
Dia juga mengaku tidak pernah mendapatkan kode One Time Password (OTP) lewat SMS atau email untuk setiap transaksi.
Polisi menggelar penyelidikan dan mendapati uang tersebut ditransfer ke akun Paytm atas nama Pankaj Kumar. Transfer dilakukan dengan kartu debit dalam rentang waktu dua bulan.
Polisi langsung melacak keberadaan Pankaj Kumar dan menangkapnya. Ketika dalam pemeriksaan, Kumar mengatakan tindakan transfer tersebut dilakukan oleh temannya.
Teman Kumar meminjam ID dan kata sandi akun Paytm miliknya untuk melakukan transaksi game PUBG via Google Play. Ternyata, teman yang dimaksud adalah cucu kakek tersebut.
Remaja itu akhirnya mengakui telah menggunakan uang kakeknya untuk membeli poin guna beli senjata dan skin virtual serta naik level permainan. Dia juga menghapus pesan OTP dari ponsel kakeknya agar tidak ketahuan.
Sialnya, setelah naik level akun milik remaja tersebut diretas. Sehingga dia tidak bisa lagi menggunakan akunnya untuk bermain PUBG.
Dia juga panik aksinya mencuri uang sang kakek ketahuan. Alhasil, dikaranglah cerita soal peretasan rekening kakeknya.
Polisi lalu menasihati remaja tersebut dan memberitahukan ulahnya kepada orangtuanya.
Sumber: Hindustan Times
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya