Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ekstensi Bulu Mata Bisa Jadi Sarang Kutu Yang Disebut Demodex. (Foto: Unilad)
Dream - Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan ekstensi bulu mata semakin ngetren di kalangan perempuan. Mereka memasang bulu mata palsu untuk menambah kepercayaan diri karena merasa terlihat lebih cantik.
Karena itulah mereka terkadang enggan mencuci ekstensi bulu mata. Alasannya agar ekstensi bulu mata menjadi lebih kaku dan bisa bertahan lama menempel di kelopak mata. Padahal, kebiasaan tersebut sangat merugikan kesehatan penggunanya.
Seorang ahli kacamata, Dr. Sairah Malik, mengungkapkan fakta yang mengejutkan tentang pengguna yang tidak memerhatikan kebersihan ekstensi bulu matanya.
Sairah mengatakan bahwa dalam beberapa tahun belakangan telah terjadi peningkatan kasus kutu bulu mata atau yang dikenal sebagai demodex pada pengguna ekstensi bulu mata.
Setiap orang pasti memiliki demodex pada bulu mata mereka. Namun, populasinya masih dalam batas yang wajar sehingga tidak mengganggu kesehatan.
Namun, jika bulu mata atau bahkan ekstensi bulu mata tidak dibersihkan secara teratur, maka sama saja dengan memudahkan demodex berkembang biak secara membabi buta.
Jika hal ini dibiarkan, akan membuat demodex kelebihan populasi sehingga berpotensi menyebabkan infeksi pada bulu mata.
Dr. Malik mengatakan serangan kutu bulu mata atau demodex ini hampir sama dengan sakit mata pada umumnya.
Biasanya penderita akan mengalami gatal-gatal pada matanya, disertai dengan mata merah, radang dan jumlah kutu bulu mata yang berlebihan.
Untuk mengatasi demodex atau kutu bulu mata, Dr. Malik punya cara yang cukup sederhana.
" Harus selalu membersihkan area mata. Selain itu, gunakan produk pembersih berbahan pohon teh karena mengandung anti bakteri alami," katanya.
Dr. Malik juga menyarankan untuk memberikan kesempatan pada kelopak mata untuk beristirahat dengan tidak memakai ekstensi bulu mata jika tidak diperlukan.
Tahun lalu, seorang wanita periksa ke dokter mata karena matanya tiba-tiba bengkak dan mengalami iritasi.
Disebutkan bahwa matanya mengalami masalah setelah ke salon beberapa kali untuk memasang ekstensi bulu mata.
Saat diperiksa, dokter menemukan bahwa bulu mata wanita tersebut dipenuhi dengan demodex.
Menurut Dr. Malik, serangan demodex ini bukan hanya karena jarang membersihkan area mata atau ekstensi bulu mata.
Alat atau peralatan yang tidak higienis di salon kecantikan juga bisa menyebabkan serangan kutu bulu mata ini.
Karena itu, Dr. Malik menyarankan untuk selalu memasang ekstensi bulu mata di salon kecantikan yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik soal kebersihannya.
(Sumber: World of Buzz)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya