7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Oat. (Source: Shutterstock)
Dream - Masih banyak orang menganggap oatmeal yang terbuat dari gandum lebih sehat dibandingkan jenis karbohidrat lainnya. Banyak juga yang yakin oatmel sebagai pilihan sarapan yang mengenyangkan namun tidak membuat badan menjadi gemuk.
Oatmeal terbagi menjadi beberapa jenis olahan. Bahkan, oatmeal yang dijual di pasaran juga bisa mengandung gula dan indeks glikemik tinggi, jadi Sahabat Dream perlu berhati-hati memilih produk sesuai kebutuhan.
Menurut Diet Coach dengan akun Instagram @glorophyl, kamu bisa memilih jenis oat apa saja jika tidak dikonsumsi setiap hari.
Sementara oat yang dikonsumsi setiap hari bisa disesuaikan jumlah kalori, serat, cara mengolah, kandungan gula, serta indeks glikemiknya sesuai kebutuhan.

Foto: Shutterstock
Steel cut oat sendiri merupakan jenis oat yang pengolahannya paling minim, sehingga serat serta kandungan lainnya masih utuh. Namun proses memasaknya cukup lama yaitu 20-30 menit.
Oat jenis ini bisa direndam dengan air hangat terlebih dulu untuk mempersingkat proses memasak.'

Foto: Shutterstock
Rolled oat paling mudah ditemukan di pasaran dan proses pengolahannya tidak terlalu banyak. Elemen serat dan nutrisinya masih cukup banyak untuk dikonsumsi.
Proses memasak rolled oat berkisar antara 5-8 menit, sehingga kamu bisa mendapatkan nutrisi dan serat optimal dalam waktu lebih singkat.
Oat jenis ini memang lebih praktis dan mudah ditemukan tapi indeks glikemiknya tinggi, sehingga gula darah cepat meningkat saat mengonsumsinya.
Instant Oatmeal
Sama dengan jenis oat sebelumnya, instant oatmeal lebih banyak diolah. Indeks glikemiknya lebih tinggi dibandingkan quick cook oatmeal. Instant oatmeal juga seringkali mengandung gula dan perasa tambahan, sehingga tidak disarankan dikonsumsi setiap hari.
View this post on Instagram
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?