Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Food Plating /shutterstock.com
Dream - Anak seringkali malas makan dan sebagai orangtua kita pastinya akan berusaha untuk membujuknya. Salah satu cara untuk membuat anak nafsu makan adalah membuat tampilan makanan yang membangkitkan selera.
Menu yang biasa kita sajikan dikemas dalam bentuk yang cantik dan bikin si kecil penasaran. Terkadang anak jadi semangat makan karena melihat tampilan menu yang gemas dan menggiur.
Caranya yaitu dengan food plating. Berikut ini adalah tips menata menu makanan anak, yang bisa Sahabat Dream coba di rumah.
1. Perhatikan Kesegaran Bahan Makanan
Faktor utama yang harus diperhatikan adalah kualitas dari bahan-bahan yang akan diolah sebagai menu makanan anak.
Pastikan semua bahan dan dekorasi aman untuk dikonsumsi anak-anak. Hindari dekorasi kecil (bukan makanan) yang bisa tertelan oleh anak.

2. Pemilihan Alat Makan
Pilihlah alat makan seperti piring ataupun kotak bento dengan kompartemen yang memungkinkan untuk menyajikan berbagai jenis makanan. Idealnya menggunakan warna cerah dan kontras ataupun dengan motif yang disukai anak-anak.
3. Bentuk Makanan
Makanan yang disajikan bisa dibentuk agar lebih menarik perhatian anak. Misalnya memotong roti menjadi bentuk yang menarik seperti bintang, hati, atau hewan yang disukai anak.
Hal tersebut juga bisa dilakukan saat ingin menyajikan menu sayuran dengan warna-warni yang cantik, buah-buahan, ataupun mencetak nasi dengan bentuk yang disukai anak.

4. Tambahkan Dekorasi
Gunakan dekorasi potongan sayur kecil, kacang-kacangan, ataupun nori untuk membuat bentuk ekspresi wajah ataupun dekorasi lain pada menu makan anak.
Misalnya membuat wajah di nasi ataupun roti yang telah dicetak menjadi bentuk-bentuk yang lucu dan disukai anak.
5. Preferensi Anak
Agar lebih menarik, orangtua bisa memberikan sentuhan pribadi pada penataan makanan anak. Misalnya memberikan inisial nama, memilih warna-warna favorite anak, karakter kartun pujaan mereka dan hal lainnya sesuai selera anak.

6. Perhatikan Kandungan Gizi
Hal yang tak kalah penting saat menyiapkan makanan untuk anak adalah kandungan gizinya. Terutama tercukupinya omega 3 dan 6 yang berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak.
Pakar Teknologi pangan dan gizi Indonesia, Prof.Dr.Ir. Made Astawan, MS mengungkapkan bahwa masing-masing asam lemak tersebut memiliki fungsi yang berbeda.
" Omega 3 terbagi menjadi tiga jenis, yang masing-masing memiliki fungsi penting. Diantaranya membantu meningkatkan kemampuan kognitif, meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, menekan depresi dan kecemasan hingga menjaga daya visual," ujarnya.
Sementara asam lemak Omega 6 berfungsi sebagai sumber energi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh bagi anak.

“ Sesuai saran Kementerian Kesehatan, anak-anak disarankan untuk mengonsumsi dan memenuhi kebutuhan omega 3 sebanyak 0,7 - 0,9 gram per hari,” kata Made di Konferensi Pers ‘Sarapan Berisi’ di Jakarta Selatan, Kamis, 24 Agustus 2023.
Menurutnya, kesenjangan asupan gizi berpotensi menghambat masa depan dan generasi emas di masa depan. Sebab, menurut data hanya 2 dari 10 anak di seluruh pelosok negeri yang mendapatkan asupan Omega-3 yang cukup setiap harinya.

Untuk membantu memenuhi dan mengedukasi pentingnya asupan gizi tersebut, BlueBand meluncurkan “ Sarapan Berisi” yang menargetkan 10 ribu anggota keluarga di Indonesia mengenai pentingnya sarapan bergizi dengan Omega 3 dan 6 melalui berbagai pendekatan.
Didukung oleh Kitabisa dan Alfamart, BlueBand akan memulai program tersebut dengan kick-off berupa volunteering trip bersama para ibu, edukasi pentingnya Omega 3 & 6, dan pembagian paket sarapan bergizi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya