Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Cukup Konsumsi Daging Merah Setiap Minggu Dan Optimalkan Jumlah Nutrisinya. (Foto: Shutterstock)
Dream - Konsumsi daging merah seringkali menuai pro kontra. Daging merah diklaim dapat menyebabkan kolesterol dan berbagai masalah kesehatan.
Akhirnya, tempe, tahu atau plant-based protein menjadi alternatifnya. Padahal, kamu tidak perlu khawatir dengan risiko kesehatan seperti kolesterol dan asam urat.
Kamu hanya perlu mengatur jumlah daging merah yang dikonsumsi agar mendapatkan nutrisi tanpa membahayakan kesehatan tubuh lainnya.
" Kalau menurut standar internasional, baik WHO atau Australia, sebaiknya daging merah dikonsumsi 350-500 gram per minggu," ujar Emilia Achmadi, Pakar Nutrisi dalam peluncuran kampanye #BeefUp bersama Meat & Livestock Australia, Kamis 27 Agustus 2020 kemarin.
Meski jumlahnya cukup banyak, namun Emilia tidak menyarankan konsumsi daging merah setiap hari. Cukup konsumsi daging merah setiap minggu sekali atau dua kali dan optimalkan jumlah nutrisinya.

Selain itu, kamu bisa mengganti porsi makan daging merah dengan mengonsumsi susu dan telur. Keduanya mengandung nutrisi yang serupa dengan daging merah.
Kamu pun tidak perlu memerhatikan cara masak daging merah untuk memastikan jumlah nutrisinya tetap terjaga.
" Daging merah mengandung omega-3, protein, zinc, zat besi dan B12 yang nggak akan dirusak oleh panas. Proses masak sebenarnya baik untuk mempermudah penyerapan protein oleh tubuh" .
Namun daging merah yang dimasak di atas suhu 80 derajat celsius, akan kehilangan kandungan vitamin B12.
" Sebenarnya, vitamin B12 yang lebih tricky. Vitamin B kompleks rentan terhadap temperatur tinggi dan mudah terurai di suhub 80 derajat. Tapi rata-rata, daging yang berkualitas tidak perlu dimasak lama-lama dan nutrisinya tetap terjaga" .
Mengonsumsi daging merah secara rutin dapat meningkatkan imunitas tubuh, mengatasi anemia, menunjang tumbuh kembang anak, meningkatkan produksi energi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya