Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Banyak Orang Cenderung Memilih Alas Kaki Berdasarkan Model (Foto: Shutterstock)
Dream - Kaki merupakan salah satu anggota tubuh yang paling aktif. Meski tidak terekspose seperti wajah, kaki butuh perawatan khusus agar tetap sehat.
Banyak orang cenderung memilih alas kaki berdasarkan model. Padahal sepatu stylish belum tentu baik untuk kesehatan kaki. Salah pilih sepatu bisa berakibat buruk bagi tubuh di kemudian hari.
" Misalnya sering memakai sepatu hak tinggi. Struktur kaki di bagian bawah akan bekerja sangat berat dan badan terlempar ke belakang untuk memberi kesan anggun. Sakit kakinya akan menjalar sampai ke pinggang di usia tua nanti," ujar Luh Karunia Wahyuni, Dokter Spesialis Fisik Rehabilitasi Medik RSCM di launching gerai Dr. Kong Jakarta, Kamis 29 Agustus 2019.
Pemilihan sepatu yang tidak sesuai jenis kaki juga dapat memicu perubahan bentuk kaki seperti bengkok dan membengkak.
Pada anak usia 0-14 tahun, kesalahan memilih sepatu dapat berakibat fatal pada pertumbuhan kaki.
Sebelum memilih sepatu, Sahabat Dream harus mengenal bentuk kaki terlebih dahulu. Berikut ini berbagai macam tipe kaki yang perlu diketahui:
Kaki normal terdiri dari 26 tulang serta kombinasi otot, sendi dan ligamen yang membentuk lengkungan (foot arch).
" Lengkungan ini berfungsi sebagai peredam pada saat berjalan. Bentuknya tidak boleh terlalu rata atau melengekung agar tekanan ketika melangkah tersebar dengan baik," kata Yulia Permata, Senior Merchandising Manager Dr. Kong.

Kaki jenis ini dapat memakai alas kaki jenis manapun karena sifatnya yang kuat, sehat, tidak cepat pegal dan jarang cidera.
Kaki jenis ini memiliki kelainan pada bagian foot arch. Lengkungan terlalu datar sehingga penyebaran tekanan kaki ketika berjalan tidak merata.

" Cekungannya hampir tidak ada alias flat. Jenis ini gampang merasa lelah dan pegal," ujar Yulia.
Pemilik flat foot harus memakai sepatu dengan bantalan lebih tinggi untuk mendorong pembentukan foot arch. Bantalan ini juga akan membuat kaki lebih nyaman ketika dipakai berjalan jauh. Hindari alas kaki yang terlalu datar seperti flatshoes dan sandal agar kaki tidak mudah pegal.
Sebaliknya, kaki jenis high arch memiliki bentuk lengkungan yang terlalu bengkok. Foot arch terlalu tinggi dapat menyebabkan kaki mudah sakit karena rendahnya daya redam.

" Tekanan akan terdistribusi pada tumit dan bagian depan, kalau pake sepatu hak tinggi akan sakit. Alternatif bisa pakai wedges agar distribusi tekanan lebih merata," jelasnya.
Beberapa kaki memiliki kondisi khusus sesuai dengan usia, profesi hingga penyakit yang diderita. Pada anak-anak usia 0-14 tahun, alas kaki harus disesuaikan dengan jenis umur untuk menghindari kaki tumbuh tidak normal.

" Kalau yang berprofesi sebagai perawat biasanya akan mengalami gangguan statis pada alat medis. Bisa dicegah dengan sepatu khusus nursing yang dapat menahan aliran listrik statis pada tubuh," tutur Yulia.
Sementara itu, pasien diabetes harus memilih sepatu dengan bagian dalam sepatu (insole) yang terbuat dari bahan tekstil lembut seperti lycra untuk menghindari luka.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya