Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
(shutterstock.com)
Dream - Banyaknya pembahasan tentang pentingnya menggunakan tabir surya tidak lantas membuat semua orang memakainya.
Hal ini disebabkan karena masih banyak yang menganggap remeh pengaruh sinar matahari dan belum paham cara penggunaan maupun memilih tabir surya.
" Kalau mau aman, pilih yang non-comedogenic. Biasanya tertulis di kemasannya. Pilih juga yang oil-free, fragrance-free. Ini yang paling aman, tapi belum tentu enak. Karena biasanya, orang maunya pakai sunblock yang wangi," ujar Jonathan Subekti, Spesialis Kulit dan Kelamin dalam acara Sewindu Bamed Melayani di Jakarta Pusat, Kamis kemarin.
Pemilihan tabir surya dengan kriteria non-comedogenic dan bebas minyak maupun parfum merupakan solusi paling aman. Terutama bagi jenis kulit sensitif.
" Kalau sensitif sekali, sebaiknya hindari fragrance atau yang berbahan krim. Pilih yang lotion saja," ungkap dokter lulusan Universitas Indonesia dan University of Melbourne ini.
© Dream
Di samping memperhatikan kandungan parfum dan minyak, kadar SPF pun perlu menjadi pertimbangan. Sebaiknya, gunakan tabir surya dengan SPF 30 agar lebih optimal dari segi harga dan pemakaian.

" Di bawah SPF 30, proteksinya kurang optimal. SPF 15 proteksinya sekitar 70-80 persen. SPF 30 proteksinya bisa sampai 95 persen. Sedangkan SPF 50 cuma 98 persen, padahal harganya jauh lebih mahal. Jadi SPF 30 saja cukup," tutupnya.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?