10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream – Idul Adha menjadi momen perayaan yang identik dengan santapan berbahan daging. Namun, bila berlebihan mengonsumsi daging justru akan menimbulkan masalah kesehatan. Seperti naiknya kolesterol, hingga terkena risiko sembelit.
Meskipun kaya akan nutrisi, daging juga mengandung banyak lemak. Sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung serta diabetes. Salah satu keluhan yang paling sering terjadi setelah mengonsumsi daging kurban adalah kepala terasa pusing dan sembelit.
Agar lebih aman dalam menyantap daging kurban, berikut beberapa tips untuk mengonsumsi daging agar tetap aman bagi tubuh.

Untuk menghindari naiknya kolesterol, sebaiknya pilih daging dengan lemak yang sedikit. Atau bisa juga dengan memisahkan lemak dari daging kurban.
Selain itu, usahakan untuk menghindari konsumsi jeroan. Seperti usus, limpa, dan babat. Karena jeroan mengandung kolesterol yang lebih tinggi bila dibanding dengan daging.
Sementara itu, dalam mengonsumsi daging terlebih disaat Idul Adha sebaiknya tidak berlebihan. Selalu konsumsi dengan porsi yang cukup. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori atau tinggi lemak juga akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada pencernaan.

Saat mengonsumi daging, sebaiknya diimbangi dengan banyak memakan buah dan sayur. Karena buah dan sayur merupakan sumber serat dan vitamin yang bermanfaat untuk tubuh. selain itu, kandungan nutrisi dalam buah dan sayur juga baik untuk menghindari kadar kolesterol.
Konsumsi serat juga dapat membantu mengontrol berat badan, karena serat memberikan rasa kenyang dan akan difermentasi oleh bakteri pencernaan, membentuk asam lemak rantai pendek yang dapat meningkatkan pembakaran lemak serta mengurangi penyimpanan lemak.
Untuk itu, selalu sediakan buah dan sayur saat mengonsumsi daging. Karena kandungan buah dan sayur dapat mengurangi efek samping dari konsumsi daging yang berlebihan.

Selain mengonsumi buah dan sayur, minum air putih juga sangat dianjurkan untuk mencegah sembelit. Dengan begitu tubuh juga akan terhindar dari dehidrasi.
Dianjurkan untuk minum air putih minimal 8-10 gelas perharinya. Dan sebaiknya hindari minuman yang mengandung kalori tinggi seperti sirup dan teh manis.

Olahraga dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu tubuh membakar kalori setelah mekan daging. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan-jalan, atau bersepeda disekitar lingkungan rumah.
Selain berolahraga, sebaiknya tetap memperhatikan bagaimana pengolahan daging tersebut. Sebaiknya daging dimasak menjadi hidangan sate atau sop ketimbang gulai. Dan usahakan jangan makan daging selambat-lambatnya 2 jam sebelum tidur.
(Diambil dari berbagai sumber)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli