Tips Mudah Deteksi Kerusakan Pada Kopling Mobil

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 24 Oktober 2019 10:12
Tips Mudah Deteksi Kerusakan Pada Kopling Mobil
Cara ini gampang banget diterapkan.

Dream – Masalah pada mobil bisa muncul kapan saja. Parahnya, tidak ada peringatan sebelumnya.

Buat yang mengerti mesin, tentu tidak jadi masalah. Beda lagi jika tidak paham mesin, bakal jadi masalah besar.

Dikutip dari Suzuki, Kamis 24 Oktober 2019, pada dasarnya kamu bisa mengenali kerusakan mobil. Seperti kopling yang rusak dapat kamu kenali dengan mudah.

Ada tips gampang yang bisa kamu pakai ketika kopling mobil bermasalah. Pertama, nyalakan mesin dan tarik rem tangan hingga kondisi mengunci. Rem tangan mencegah mobil melompat masuk persneling.

Saat rem tangan dipastikan berfungsi dengan baik, cobalah untuk masukkan gigi perseneling satu secara perlahan sambil menekan kopling. Setelah itu, lepaskan kopling dan posisikan kaki kanan menginjak tuas rem bersamaan dengan gas.

Lakukan biasa saja dan jangan terburu-buru. Injaklah secara perlahan. Lalu lepaskan kopling secara perlahan.

Kalau mesin masih menyala, ada kemungkinan kampas kopling menipis dan harus segera diganti.

Selain itu, kamu bisa mendeteksi kerusakan kopling mobil dengan memperhatikan gejala ini.

1 dari 6 halaman

Gejala Kopling Mobil Bermasalah

1. Pedal kopling terasa lebih keras saat ditekan. Mobil baru bergerak saat pedal diangkat mendekati posisi sebelum diinjak.

2. Kemampuan akselerasi mobil menurun, malah terasa berat dan tak bertenaga saat melaju terutama di tanjakan.

3. Muncul getaran saat pedal kopling dilepas Biasanya ini disebabkan cover clutch atau flywheel yang sudah tidak rata dan harus diganti.

4. Muncul suara 'pletak' di transmisi, misalnya saat tuas kopling dilepas.

5. Terdengar desingan bearing yang cukup mengganggu saat pedal kopling tak diinjak. Biasanya penyebabnya adalah release bearing yang mengering. 

2 dari 6 halaman

Kopling Mobil Cepat Rusak? Kebiasaan Salah Ini Sering Dilakukan

Dream - Mobil dengan transmisi otomatis semakin banyak ditemui. Penggunaannya yang praktis menjadi alasan mobil ini semakin banyak digunakan.

Akan tetapi, penggunaan mobil transmisi manual masih sering digunakan karena harganya lebih murah dan konsumsi bahan bakar yang efisien.

Pada mobil bertransmisi manual, keberadaan kopling sangat penting dalam membantu perpindahan percepatan mobil. Kopling juga berfungsi untuk mengatur perpindahan gigi agar mobil tetap berjalan dengan mulus.

 

© Dream

 

Kopling memiliki beberapa komponen penting, seperti pedal kopling, kampas kopling, kabel kopling, matahari atau plendes, dan druk laher. Kalau terjadi kerusakan di salah satu komponen, mobil tidak akan berjalan dengan baik.

Bicara tentang kerusakan kopling, kebiasaan mengemudi juga menentukan keawetan kopling. Kalau kopling mobilmu cepat rusak, bisa jadi kebiasaan mengemudinya yang salah.

Berikut ini adalah kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa merusak kopling, dikutip dari Daihatsu, Senin 17 Desember 2018.

3 dari 6 halaman

Yang Nomor 3 Sering Dilakukan

1. Melepas dan Menginjak Kopling dengan Kasar

Hal pertama yang menyebabkan kopling mobil cepat rusak adalah kebiasaan kasar menginjak dan melepas kopling. Hal ini disebabkan, saat melepaskan pedal kopling transmisi mobil belum berpindah dan terdengar bunyi kasar pada kopling.

Untuk itu, kamu harus memperhatikan keselarasan pedal kopling dengan perpindahan transmisi mobil.

2. Injakan Setengah Kopling

Kebiasaan menginjak setengah kopling seperti saat macet atau di tanjakan juga membuat kopling berbau menyengat ketika diinjak setengah. Kebiasaan ini juga mempercepat kerusakan pada kopling.

3. Terlalu Sering Menginjak Kopling

Menginjak pedal kopling sepanjang perjalanan juga bisa mempercepat kerusakan kopling. Kebiasaan ini membuat rilis dan pelat kopling lebih mudah aus.

Kamu harus memastikan tidak selalu menginjak kopling pada saat berkendara, terutama di daerah tanjakan atau macet.

4 dari 6 halaman

Selanjutnya

4. Menggantung Pedal Kopling

Ketika jalan menanjak dan macet, biasanya pengemudi mobil sering menggantung pedal kopling. Kebiasaan ini membuat gesekan pada kanvas kopling dan mengakibatkan cepat aus.

5. Posisi Gigi Transmisi Tak Sesuai dengan Percepatan Mobil

Kebiasaan menggunakan gigi transmisi yang tidak sesuai dengan percepatan mobil juga dapat mempercepat masalah kerusakan kopling. Misalnya, posisi gigi transmisi berada di gigi satu, akan tetapi kecepatan mobil berada di 30 km/jam.

Kamu harus lebih menyesuaikan posisi gigi transmisi dengan kecepatan mobil.  (ism)

5 dari 6 halaman

6 dari 6 halaman

Beri Komentar