Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Fuso Fighter
Dream - Mitsubishi Fuso tancap gas. Mereka langsung agresif melakukan penetrasi ke pasar kendaraan niaga Tanah Air. Line up varian terbaru mereka siapkan, demi mencapai target penjualan 46.900 unit di 2020.
" Kita meluncurkan varian Fighter baru di Februari awal, yaitu long version 6x2. Varian ini dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan logistik, kebutuhan terbesar di pasar Indonesia," kata Duljatmono, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB)--distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Jakarta, Selasa 11 Februari 2020.
Pria yang akrab disapa Momon ini mengklaim produk ini lama ditunggu oleh konsumen yang membutuhkan di market logistik.

Varian terbarunya adalah MDT Fighter FN61FL HD (6x2) dengan mesin berkekuatan 266 Tk, transmisi Eaton 9 percepatan, final gear 6,166, serta panjang chassis hingga 9,8 meter. Dengan penambahan varian tersebut, terdapat 18 varian Fighter di 2020.
Fighter yang pertama kali dipasarkan di awal 2019, berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 1.581 unit sepanjang tahun lalu. Di kelas truk medium, Fighter berhadapan dengan Hino.
KTB memprediksi pasar kendaraan niaga akan bertumbuh sekitar 7% di tahun 2020 sehingga berani menargetkan penjualan 46.900 unit. Dengan rincian target Colt Diesel 40.400 unit, target Mitsubishi Fuso dan Fighter 6.500 unit.
Penyesuaian model pada spek GVW (Gross Vehicle Weight) dan ROH (Rear Over Hang) di beberapa varian juga diterapkan untuk menyesuaikan produk sesuai regulasi Zero ODOL dan B30. KTB juga menyiapkan produk Custom Tailored Truck (CTT) yang dapat dimodifikasi, untuk mengoptimalkan varian kendaraan berdasarkan kebutuhan pasar namun tetap sesuai dengan regulasi berlaku.

" Terkait regulasi odol, kita mengakomodasi kendaraan standar dengan volume besar. Kita cover mulai kuartal 4 2019 dengan modifikasi berkaitan dengan volume atau kapasitas. Kita improve GVW hingga setengah ton. Untuk volume kita perpanjang rear over hang. Kita modifikasi sesuai standar pemerintah," tutur Duljatmono.
KTB menyiapkan suku cadang agar truk model lama bisa mengikuti kebijakan pemerintah untuk menyesuaikan bahan bakar Biodiesel 30.

Yogi Krisdian, After Sales Business Development Department Head KTB menjelaskan ada sejumlah perubahan pada perangkat filter bahan bakar. Diantaranya dari penyesuaian pada filter lebih besar.
Perangkat ini tersedia di sejumlah diler Mitsubishi. Konsumen, tinggal datang ke bengkel untuk modifikasi. Penyelesaian hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam dan biayanya mulai dari Rp1,5-2 juta.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya