Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber: Istimewa
Dream - Momen libur Lebaran ternyata banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama warga Jakarta dan sekitarnya untuk berlibur menginap di hotel atau biasa disebut Staycation.
Hal ini tergambar dari pendapatan perusahaan platform perhotelan RedDoorz yang naik hingga 2 kali lipat selama libur lebaran 2023. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Henry Manampiring, Regional VP Marketing RedDoorz.
“ RedDoorz itu pendapatannya naik dua kali lipat dibandingkan lebaran sebelumnya, tahun lalu,” ujar Henry di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 17 Mei 2023.
Ia menyampaikan, peningkatan ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti tidak adanya kebijakan PPKM, masyarakat yang telah meninggalkan pandemi, juga karena terus menambah propertinya.
Selain itu, semakin luasnya jaringan hotel RedDoorz juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan tersebut. seperti SANS, UrbanView, Sunerra dan The Lavana.
Sementara itu, dalam lima tahun terakhir, terlihat adanya pertumbuhan yang konsisten di beberapa kota di Indonesia. Tertinggi adalah Kota Bogor dan Lampung yang mengalami pertumbuhan hingga tiga kali lipat dibandingkan sebelum pandemi.
“ Bogor dan Lampung itu lebaran kemarin luar biasa, bahkan mengalami peningkatan 3 kali lipat dibandingkan sebelum pandemi,” ujar Henry.
Hal ini terlihat dari jumlah kamar terjual pada jaringan hotel RedDoorz di kota Lampung tahun 2019 terjual sekitar 2 ribu meningkat hingga lebih dari 6 ribu kamar yang terjual di tahun 2023.
Sedangkan di Kota Bogor, hampir terjual 3 ribu kamar di tahun 2019 dan meningkat menjadi hampir 9 ribu kamar di tahun 2023.
Sementara itu, Head of Property Manager RedDoorz Indonesia, Reky Hartono menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah pesanan kamar di Bogor sebab ibu kota menjadi sepi saat libur lebaran.
Karena jarak Bogor yang dekat dengan Jakarta, maka banyak dipilih sebagai destinasi wisata di momen libur lebaran.
“ Mungkin kenapa itu tinggi karena bogor dekat dengan Jakarta, orang-orang Jakarta short escape-nya biasanya ke bogor apalagi puncak , dan kita bogornya itu sebenarnya tinggi di puncak,” kata Reky.

Bali menjadi kota lainnya yang menjadi destinasi favorit wisatawan domestik dan mengalami peningkatan okupansi hingga lebih dari 90% pada libur lebaran 2023, atau 2x lipat dibandingkan periode tahun lalu.
Hal ini sejalan dengan Data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali yang menyebut jumlah kunjungan wisatawan domestik ke Bali selama periode libur lebaran 2023 mencapai 18 ribu orang per hari, meningkat 100% dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 7 ribu orang per hari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya